Selasa, 08 Februari 2011
F5 Why Not Part 5
From : Pages FB
Title : F5 Why Not
Cast : - (Admin Yhesra) as Lee Yhera
- (Admin WonMin'Q) as Kim Hyo Sang
- (Admin Teumi) as Lee Soe Hye
- (Admin Chye) as Kim Ha Jin
- All member SHINee
========
Setelah jam pelajaran selesai,Soe hye mengerutkan alisnya menatap satu per satu sahabatnya yang terlihat lesu tidak bersemangat sama sekali.
“hya,kalian semua kenapa sih??” soe hye mengeluarkan suaranya sambil terus menatap mereka.
“aiish,soe hye.. 10 menit lagi aku harus menemui Onew untuk memberikan les privat matematika padanya. Rasanya aku belum siap mental.” Keluh ha jin.
“aku harus latihan basket dengan minho,tiba-tiba aku cemas kalau ternyata nanti dia hanya ingin mengerjaiku.” sahut hyo sang lesu.
“dan aku harus ikut latihan paduan suara bareng jonghyun.” Lanjut yhera.
“mwo? Kenapa bisa kau ikut paduan suara? Bareng jonghyun lagi?”
“miss lee yang menyuruh ku.”
“hahaha… aigo,semua sahabatku sepertinya lagi terperangkap dalam kandang macan. Hahaha.” Tawa soe hye geli melihat expresi sahabat-sahabatnya. Plaaakk,sebuah buku dari tangan hyo sang melayang di kepala soe hye. “hyaa,sakit hyo sang.”
“siapa suruh kau tertawa,sahabatmu lagi dalam bahaya juga.”
“ne ne mianhae,tapi aku yakin kalian pasti bisa menghadapinya. Hwaiting.” Seru soe hye sambil mengangkat kepalan jari tangannya. Semua sahabatnya hanya memandang soe hye malas,lalu memalingkan wajah mereka dan beranjak pergi meninggalkan soe hye yang masih terus tersenyum,walau sebenarnya senyum itu berat iya tunjukan karna iya sangat-sangat mencemaskan para sahabatnya. Terutama hyo sang,yang belum terlalu sehat.
===***===
“annyeong haseyo ibu guru ku.” Sambut onew ketika ha jin membuka pintu markas F5 di iringi dengan senyum khas onew. Key dan taemin yang melihatnya turut tersenyum.
“Baiklah kau belajar yang baik,kami tidak akan mengganggu.”pamit taemin menuju keluar pintu yang di iringi key.
“kita akan belajar rumus yang mana hari ini ibu guru.” Tanya onew yang langsung duduk di sebelah ha jin. “apa kita akan belajar rumus-rumus cinta atau rumus-rumus kangen??.” Tanya onew genit. Ha jin melirik onew sinis.
“hah,dasar otak playboy.” Cibir ha jin pelan.
“mwo? Kau bilang aku apa tadi?”
“aku tidak bilang apa-apa.” Sahut hajin santai.
“awas kau kalau sampai aku mendengarnya lagi.”
“aiish,sudahlah aku lagi malas bertengkar denganmu,lebih baik kita mulai belajarnya. Cepat kau hapus papan tulisnya.” Perintah ha jin sambi terus membolak-balik buku yang ada di hadapannya.
“mwo? Maksud mu aku yang kau suruh menghapus.?”
“siapa lagi kalau bukan kau.”
“beraninya kau menyuruhku. Aaah,bilang saja kalau kau tidak sampai mengambil penghapusnya di atas sana karna badanmu yang pendek itu. iya kan??” Mendengar ucapan onew,dengan expresi kesal ha jin melangkah untuk membersih kan papan tulis. Tapi ketika ha jin ingin meraih nya,tangan ha jin tidak sampai.
“hahaha.. dasar pendek,sini biar aku.” Olok onew seraya melangkah menghampiri ha jin yang terus melompat mencoba meraih penghapusnya.
“aku saja,aku bisa kok.” Ha jin dan onew meloncat bersama dan…….ha jin lagsung menutup bibirnya dengan ke-dua tangannya dan memalingkan wajahnya. “aigo.” Ucap hajin pelan. Mata onew membulat.
“hyaaaa… Ha jin kau telah mencium bibirku.” Triak onew histeris. Ha jin langsung membalikkan lagi badannya ke arah onew.
“anio,kau yang menciumku.” Balas ha jin tak mau kalah.
“ini semua salahmu ha jin,aiiish bibirku ternoda oleh bibir yeoja cerewet ini.”keluh onew sambil mengelus bibirnya.
“hya,harusnya aku yang merasa ternodai,bukan kau. Karna sudah berapa banyak yeoja yang merasakan ciumanmu. Sedang kan aku, Oemma,First kiss ku.” Ha jin terduduk lemas di sofa meratapi nasib First kiss nya yang telah di renggut oleh bibir onew.
“mwo..?? first kiss?” onew tersenyum geli mendengarnya.
===***===
“Key lihat itu soe hye duduk sendirian di bawah pohon.” Tunjuk taemin pada soe hye yang lagi asik mengotak-atik poselnya. Key tersenyum melihatnya. “cepat kau pergi sana,selagi yang lain sedang sibuk,jangan sia-sia kan kesempatan ini.” Taemin mendorong key untuk pergi ke arah soe hye.
“boleh aku duduk di sebelahmu.” Ucap key ketika iya sudah berdiri tepat di sebelah soe hye sedang duduk.
“ah,key. Kau rupanya. Silahkan,duduk saja.” Sambut soe hye dengan senyum hangatnya.
“apa yang kau lakukan sendiri disini?”
“teman-temanku pada sibuk semua key,jadi aku sendirian. Oh ya,kemaren aku mengisi game di ponselku tapi aku tidak tahu cara memainkannya. Apa kau bisa mengajariku?”
“mwo? Sini biar aku ajari.” Soe hye memberikan ponselnya seraya tersenyum manis pada key.
Key mengajari soe hye dengan penuh kesabaran dan tanpa waktu lama soe hye pun mengerti bagaimana cara memainkannya.
“yuups,aku akan mencobanya key.” Key terus tersenyum memandang wajah soe hye yang nampak tegang memainkan game di ponselnya yang sesekali iya tertawa.
“Omo,soe hye benar-benar sangat manis. Jika terus menatapnya seperti ini aku merasa semakin menyukainya. Aah,aku ingin sekali membelai rambut panjangnya dan mengelus wajah manisnya.” Gumam Key sambil tersenyum.
“Key,kalau yang ini bagaimana caranya?” pertanyaan soe hye menyadarkan key dari lamunannya.
“hah, yang mana? Oh,yang ini seperti ini soe hye.” Key mendekatkan wajahnya pada ponsel soe hye. “kau harus memencet tombol yang ini !!.” jelas key.
“yang mana key?” soe hye menundukkan kepalanya,hingga wajah mereka menjadi sangat dekat. Deeg..Jantung key tiba-tiba berdetak kencang ketika mendengar desah nafas soe hye. Key melirik soe hye dan… Muach.. bibir key lembut menyentuh pipi soe hye.
“key… kau..” ucap soe hye terkejut sekaligus senang mendapat ciuman dari key seraya mengelus pipinya yang masih terasa ke hangatan bibir key.
“Jeongmal Mianhae Soe hye,aku hilaf,aku tidak bisa menahan perasaanku. Itu spontan terjadi begitu saja soe hya. mianhae.” Key terlihat panik,pipinya memerah karna malu. Soe hye sebenarnya ingin tersenyum melihat expresi wajah key,tapi iya berusaha menahannya.
“Soe hye….” Triak taemin yang berlari ngos-ngosan mendekati mereka.
“waeyo taemin?”
“Hyo sang.. dia mendapat hukuman dari minho,dia harus berlari memutari lapangan olah raga sebanyak 10 kali.”
“mwo…? 10 kali? Omo,minho benar-benar keterlaluan!!!.” Kesal soe hye seraya berdiri dari tempat duduknya dan melangkah di iringi key di belakangnya.
Saat sampai di sudut lapangan yang sangat luas,so hye mengepalkan jari tangannya menahan kesal melihat Minho yang terus tertawa puas mengawasi hyo sang yang sedang berlari di bawah terik matahari yang sangat menyengat.
“Minho.. awas kau!!” ketika soe hye ingin melangkah menghampiri minho,langkahnya tertahan oleh tangan Key yang dengan cepat menangkap tangannya. “Jangan soe hye.Percuma. kau tidak bisa menghentikannya karna itu memang sudah peraturan latihan basket jika melakukan kesalahan.”
“tapi key.”
“kau tenang saja soe hye,Jika terjadi sesuatu pada hyo sang,aku pastikan minho yang akan bertanggung jawab.” Perkataan taemin sedikit membuat soe hye tenang.
Beberapa putaran sudah di lewati hyo sang,iya pun nampak semakin payah. Taemin,key dan soe hye terus memperhatikannya.
“aku benar-benar tidak tega melihat seorang sahabatku di perlakukan seperti itu,terlebih lagi itu dia dapat dari namja yang sangat dia sukai. Aku merasa sangat sedih dan sakit hati melihatnya. “ rintih soe hye yang terdengar oleh key,sambil sesekali soe hye menyapu air matanya yang mulai deras membasahi pipinya. “maafkan aku hyo sang,aku hanya bisa melihat kesusahanmu tanpa bisa berbuat apa-apa,sebenarnya aku ingin sekali membawa mu keluar dari sana hyo sang. Tapi aku tidak bisa.”
Key terus menatap soe hye dalam. “soe hye sepertinya perasaanku memang tidak salah untuk menyukaimu. Selain kau manis,hatimu juga sangat lembut. Kau seorang sahabat yang baik,kedewasaanmu benar-benar membuatku tersentuh soe hye.” Ucap key dalam hati. Dengan tanpa sadar key merangkul dan menarik kepala soe hye lalu menyandarkannya di dadanya. Soe hye pun menangis di dada key yang penuh dengan kehangatan tubuh key seraya terus menatap hyo sang yang terlihat sudah sangat lelah dan lemah. Lalu tiba-tiba.. Bruuuuk.. badan mungil hyo sang terjatuh di tanah.
“omona, Hyo sang….” Triak soe hye yang langsung berlari menghampiri hyo sang. Siswa-siswi pun ikut berlari kearah hyo sang. Dua orang siswa mendekat pada hyo sang untuk membawanya.
“Hentikan.!! Jangan sentuh dia.!!!” Triak soe hye yang sontak membuat semua terkejut. “Bukan kalian yang harus membawanya. Tapi kau…!!!” tunjuk soe hye pada wajah minho dengan tatapan tajam penuh emosi.
“mwo? kenapa harus aku??!!”
“kau yang telah membuat dia seperti ini,jadi kau lah yang harus bertanggung jawab.”
“haaah,jangankan ingin membawanya,menyentuhnya pun tidak akan ku lakukan.”
“kau…”tangan soe hye sontak terangkat ingin melayang kewajah minho.
“soe hye hentikan.” Ucapan key menghentikan tangan soe hye. “minho jika kau merasa seorang laki-laki yang bertanggung jawab,bawalah dia ke ruang kesehatan. Kau harus bertanggung jawab atas perbuatanmu ini.” Minho menghembus kan nafasnya kesal mendengar ucapan key. akhirnya minho pun kalah dan menggendong hyo sang dengan kedua tangannya.
Di sepanjang perjalanan,minho sesekali melirik wajah mungil hyo sang. “aigo,ada apa dengan wajah yeoaja ini?? kenapa aku malah merasa bersalah ketika melihatnya dan kenapa jantungku berdetak tidak karuan seperti ini sih? aiiish.” Batin minho sambil mencoba melawan perasaannya.
===***===
“Hyaaa… kau bisa tidak menyesuaikan tinggi rendahnya nada suaramu di lagu ini.” Bentak Jonghyun pada yhera yang sudah beberapa kali melakukan kesalahan. “kau tidak boleh pulang sebelum kau bisa melakukannya.”
“mwo..? tapi ini sudah mau gelap jonghyun.” Sahut yhera memelas.
“itu urusanmu,salah sendiri kau tidak bisa-bisa dari tadi. Percuma kau memelas seperti itu tidak ada pengaruhnya padaku.!!!”
“aiiish,dasar namja yang tak punya hati nurani.” Kesal yhera dalam hati.
Braaaak.. pintu ruangan tertutup dengan sendirinya dan lampu pun mati hanya lampu sudut yang menyala.
“aigo,kenapa pintu itu tertutup sendiri dan kenapa lampunya tiba-tiba padam?” suara yhera terdengar ketakutan.
“omona,aku baru ingat ini hari kamis,sekolah di tutup lebih awal. Gawat..!!”
“apanya yang gawat jong? Aah Tidak.. jangan bilang kita terkunci di dalam ruangan ini.”
Jonghyun mengangguk pelan. “ne yhera kita terkunci di sini,samua pintu akan terkunci secara otomatis dengan jam-jam yang telah di tetapkan.” Sahut jonghyun lesu.
“aaaaaa…. Tidaaak,aku tidak mau terkurung disini… apa lagi dengan namja yang mengesal ini. Toloooooong…” Triak yhera sekuat tenaga.
“hyaaa,hentikan teriakanmu. Percuma kau berteriak tidak akan ada yang mendengar.”
“mwo? Jadi maksudmu tidak ada yang bisa menolong kita? Dan kita akan menginap disini malam ini? “ jonghyun mengangguk pasrah. Melihatnya Yhera pun terduduk lemas di samping jonghyun. Yhera bingung ingin melakukan apa lagi agar mereka bisa keluar dari ruang kesenian itu. Karna Ponselnya pun tertinggal di rumah.
Deerrt..deerrt.. dasar kau..keong racun..baru kenal udah ngajak tidur.. ngomong tak. Sopan santun..*ponsel jinghyun berdering.
“yeo….aissh,baterainya habis.” Ucap jonghyun kesal ketika ponselnya tiba-tiba sudah mati. Yhera mengerutkan alisnya menatap jonghyun.
“jonghyun,kenapa lagu di ponselmu terdengar sangat aneh di telingaku?”
“heeh,dasar orang kampung. Asal kau tau saja,Lagu ini sekarang lagi populer di indonesia,dengan susah payah aku baru bisa mendapatkannya dari saudara ku yang ada disana. Kau mau memintanya ya? No..tidak akan sudi aku memberikannya padamu.” Yhera hanya mencibir mendengar ucapan jonghyun yang terlalu berlebih menurutnya.
Tanpa terasa sudah tiga jam mereka terkurung,malam sudah semakin larut. Yhera menatap jonghyun yang badannya terlihat bergemetar bersandar di tembok.
“jonghyun,kau baik-baik saja?” tanya yhera panik.
“aku kedinginan yhera,aku tidak biasa tanpa penghangat di malam hari seperti ini.”
“aigo…baiklah,aku akan pinjamkan jaketku untukmu,kau harus kuat jonghyun.” Ucap yhera sambil melepas jaketnya dan memberikan pada jongyhun. Setelah memakainya jonghyun masih terlihat menggigil.
“apa kau masih kedinginan?” jonghyun mengangguk pelan sambil menahan rasa dingin yang terasa begitu mencakamnya. Yhera terdiam sejenak,lalu perlahan iya mendekati jonghyun,iya pun duduk di sebelahnya. Dengan tanpa ragu yhera menarik jonghyun kepelukannya.
“yhera…apa yang kau lakukan? Kenapa kau memelukku.” Jonghyun sangat terkejut dengan perlakuan yhera.
“sudahlah kau diam saja,aku akan membantumu menghangatkan badanmu.” Tanpa bisa memberontak akhirnya jonghyun menuruti ucapan yhera,membiarkan tubuhnya mendapatkan kehangatan di pelukan yhera.
Jonghyun terbangun dari tidurnya. Saat iya membuka mata,hari sudah mulai terang. Di lihatnya yhera yang masih tertidur pulas bersandar di tembok dan masih melingkarkan tangannya di badan jonghyun. Wajah yhera yang polos dan terlihat manis membuat senyum jonghyun mengembang melihatnya.
“terima kasih yhera,ternyata benar perkataan key,kalian memang yeoja yang baik. Kalau di lihat seperti ini kau sangat manis yhera dan sepertinya aku baru menyadarinya sekarang.” Batin jonghyun sambil terus menatap yhera. Tangan jonghyun perlahan naik menyentuh dagu yhera dan perlahan iya mendekatkan wajahnya ke arah yhera,ketika bibrnya hampir menyentuh bibir yhera,mata yhera terbuka. Yhera sangat terkejut dan..Plaaaak.. tangan halus yhera mendarat tepat di pipi jonghyun.
“hyaa..apa yang ingin kau lakukan padaku heh? Jangan kau pikir,aku mau memelukmu kau bisa berbuat semau mu padaku.!! Awas kau kalau berani berbuat sperti itu lagi,aku tidak akan mengampunimu lagi.” Ancam yhera pada jonghyun yang hanya bisa terdiam menatap kepergian yhera.
===***===
“soe hye,apa yang sudah terjadi padaku kamaren?”tanya hyo sang ketika iya duduk di meja makan untuk menyantap sarapannya.
“kau pingsan hyo sang. Lalu minho yang menggendongmu ke ruang kesehatan. Tapi setelah di menaruhmu di ranjang dia langsung pergi begitu saja tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.”
“padahal aku baru melakukan satu kesalahan tapi dia sudah memberiku hukuman yang begitu berat.” Keluh hyo sang dengan wajah kecewanya.
“hyo sang,apa kau tidak bisa merubah perasaanmu untuk tidak menyukai minho lagi?”
“mwo? Apa maksudmu soe hye?”
“aah,tidak hyo sang. Aku hanya merasa dia tidak pantas di sukai oleh gadis sebaik dirimu.”
“soe hya,kau berkata seperti itu karna kau ingin memberitahuku bahwa kau bisa melihat kalau minho tidak menyukaiku kan?”
“aniiii….kau terlalu jauh memikirnya hyo sang,aku tidak bermaksud sperti itu. Tapi aku yakin mungkin cepat atau lambat kau mampu memenangkan hati minho.”
“omona.. Yhera kau dari mana? Apa kau semalaman tidak pulang?.” Triak ha jin terkejut ketika membuka pintu. Yang membuat soe hye dan hyo sang bergegas bangkit dari meja makan menuju kearah ha jin dan yhera.
“aku tidak dari mana-mana ha jin. Hari ini tolong ijinkan aku,aku ingin beristirahat.” Ucap yhera sambil berlalu menuju kamarnya. Ketiga sahabatnya hanya bisa saling pandang melihat keanehan yhera.
===***===
Soe hya berjalan sendiri menuju perpustakaan dengan aerphone yang menyumpal di telinganya. Hatinya masih terasa berbunga-bunga dengan kejadian kemarin,kecupan hangat bibir key masih menerawang di ingatannya. Ini pertama kali iya rasakan,sejak dulu perasaan yang seperti ini tidak pernah iya rasakan. Tepatnya key adalah cinta pertamanya karna selama ini soe hye jarang memikirkan yang namanya namja,di pikirannya hanyalan belajar dan belajar,hingga iya pun tidak pernah berpacaran. Tapi juga iya terus kepikiran pada yhera yang terlihat aneh dan juga iya merasa tidak enak hati dengan perkataannya pada hyo sang tadi.
Ketika di dalam perpustakaan earphone yang iya kenakan tadi di bukanya. Iya pun berjalan lambat di hela-hela rak buku yang terjejer rapi. Langkah soe hye terhenti ketika ketika mendengar suara yang sudah tidak asing lagi di telinganya.
“tidak akan ku lakukan. Aku tidak akan pernah mau meminta maaf padanya.” Ucap minho si pemilik suara itu.
“benar kata taemin,tapi kau sudah berbuat salah padanya,kau harus melakukannya.” yah itu suara key yang sudah sangat di hapal oleh telinga soe hya.
“mwo..? apa yang mereka maksud itu hyo sang.?” Batin soe hye sambil mengerutkan keningnya.
“key kau kenapa sekarang? Kenapa kau sepertinya malah selalu membela mereka? Apa jangan-jangan kau menyukai salah satu dari mereka?” tanya minho sinis.
“ne tidak salah lagi,pasti yang mereka maksud itu kami.” Soe hye pun semakin menajamkan pendengrannya.
“anio. Aku sama sekali tidak menyukai mereka.”
“ah iya,bukan kah kemarin aku melihatmu bersama soe hye ketika datang kelapangan. Apa jangan-jangan benar kau menyukai soe hye. Dan itu artinya sekarang kau telah menghianati kami?”
“tidak minho,key sekarang memang dekat dengan soe hye. Tapi itu semata-mata hanya karna iya ingin membantu mengeluarkan soe hye dari sekolah ini. Key tidak benar-benar menyukai soe hye.” Jelas taemin yang membantu key menutupi semuanya pada minho. Mendengarnya mata soe hye langsung membulat dan nafasnya tertahan dalam.
“ne minho,aku sedang berusaha membuat soe hye jatuh cinta padaku,setelah dia benar-benar jatuh cinta padaku,aku akan mencampakkannya. Dan itu tepatnya nanti saat final penentuan perwakilan untuk olympiade matematika. Aku akan membuatnya kacau dengan pikiran dan perasaannya. Karna aku tau itu mimpinya seperti yang aku dengar dari salah satu siswi disini.jadi jika dia gagal maka dia akan putus asa dan segera keluar dari sekolah ini” Sambung key berbohong pada minho. Soe hye yang mendengar kebohongan key menganggap itu semua benar. Key hanya ingin mempermainkan perasaannya.
“soe hye..” ucap onew terkejut ketika mereka berjalan ingin meninggal kan perpusatakaan yang melihat soe hye berdiri mematung di sebelah rak buku.
“soe hye..” key jauh lebih terkejut melihat keberadaan soe hye. Soe hye menatap tajam key penuh kemarahan dengan mata yang berkaca-kaca. Tanpa mengucapkan satu patah katapun soe hye berlari meninggalkan mereka. Key hanya bisa melihat kepergian soe hye lalu menatap ke arah taemin.
===***===
“aah,aku benar-benar yeoja yang pabo.” Ucap soe hye ketika iya sudah menduduki salah satu kursi di taman sekolah. Earphone pun kembali di pasangnya di telinganya. Lagu 2NE1- it hurt,mengalun mengiri air mata soe hye yang sudah mulai tertumpah karna menangisi ke bodohaannya yang terlalu cepat percaya pada perasaan key terhadapnya.
“lihat yeoja itu,dia terlihat sangat bodoh meratapi perasaannya.hahaha “ tunjuk jonghyun pada soe hye yang di iringi dengan tawanya bersama onew dan minho. Key menatap soe hye dengan penuh rasa bersalah.
“kau pasti sudah salah paham dan percaya dengan kebohonganku tadi kan soe hye?. Maafkan aku soe hye karna perkataanku,aku sudah membuatmu meneteskan air mata,saat ini aku ingin sekali menghapus air mata kesedihanmu itu dengan tanganku dan memeluk erat tubuhmu agar aku bisa menenangkan perasaanmu dan aku ingin membuatmu kembali mempercayaiku. Tapi aku benar-benar tidak berdaya soe hye. Maafkan aku.” Gumam key yang merasa sedih melihat soe hye menangis.
“aku tidak boleh menangis seperti ini,aku tidak boleh lemah,aku harus terlihat kuat seperti biasanya,aku tidak ingin membuat sahabat-sahabatku cemas dengan tangisanku. Dan kau key.. tega-teganya kau berbuat seperti ini padaku,padahal aku sudah sangat tulus mencintaimu. Kau namja yang pertama yang berhasil merebut hatiku,kau namja yang pertama memberiku kehangatan dengan belaian dan sentuhanmu,kau namja yang pertama mengenalkan ku dengan perasaan cinta tapi kenapa kau juga namja yang pertama mengenalkan ku dengan yang namanya patah hati seperti sekarang ini key? Rasanya sangat sakit key,hatiku terasa sangat perih.”
“ingat key,aku tidak akan membiarkan semua rencanamu untuk menggagalkan mimpiku itu berhasil. Sekuat tenagaku,aku akan melawan semuanya termasuk perasaanku padamu. Mulai sekarang aku putuskan,kau adalah lawan untukku yang harus aku hadapi. Aku tidak akan menyerah untuk melawanmu key atau tepatnya kalaian semua.. F5.!!!!
=== TBC===
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar