FansFiction

Selasa, 08 Februari 2011

F5 Why Not Part 6


Cash : - (admin Yesra) as Lee Yhera

          - (Admin WonMin'Q) as Kim Hyo Sang

          - (Admin Teumi) as Lee Soe Hye

          - (Admin Chye) as Kim Ha Jin

          - All member SHINee
===+++===



Pulang sekolah, Hyo Sang masih sibuk dengan catatanya, Hyo Sang masih sibuk memindahkan catatan yang ada dipapan tulis kebuku tulisnya.
“Sepertinya yang dikatakan Soe Hye ada benarnya aku harus bisa melupakan perasaanku terhadap Minho,”Kata Hyo Sang sambil memutar-mutarkan pulpennya,
“Ya, Hyo Sang kenapa kau masih dikelas,”Hyo Sang menoleh kearah sumber suara
“Ah, kau Taemin, waeyo,”
“Ani, aku tidak sengaja lewat dan melihatmu sedang melamun, ada apa, kenapa kau masih dikelas, apa kau tidak latihan basket,”tanya Taemin bertubi-tubi sambil duduk disamping Hyo Sang
“Ani, aku sedang menyalin catatanku, ani aku tidak melamun hanya sedang berpikir saja, ne, latihan satu jam lagi,”Jawab Hyo Sang santai
“Apa kau baik-baik saja, setelah kemarin kau dihukum oleh Minho karena melakukan kesalahan,”
“Ne, aku baik-baik saja, hanya saja kakiku masih terasa sakit sekali gara-gara namja yang menyebalkan itu, kenapa kau bisa berteman dengan namja aneh seperti Minho,”
“Ne, oh aku, Jonghyun, Onew, Key dan Minho adalah sahabat sedari kecil, kami selalu bersama-sama hingga sekarang ini,”Jawab Taemin
“Owh begitu, lalu kenapa kau masih disekolah, kenapa kau belum pulang,”
“Ah, aku ada jadwal latihan Taekwondo hari ini,”Jawab Taemin
“Ough,”Kata Hyo Sang sambil meneruskan mennyalin catatannya
Beberapa menit berlalu,
“Ah akhirnya selesai juga,”kata Hyo Sang sambil melemaskan otot jari-jarinya, Hyo Sang melirik Taemin yang ternyata tertidur,
“Hei…Hei… Taemin…Taemin bangun…hei,”Kata Hyo Sang sambil mengguncang-guncangkan bahu Taemin
“Ah Mianhe aku ketiduran,”kata Taemin sambil membetulkan posisi duduknya
“Gewmchanayo, gomawo sudah menemaniku, sekarang aku mau kelapangan apa kau mau ikut,”ajak Hyo Sang
“Ah, Ne baiklah aku ikut,”kata Taemin
            Sesampainya dilapangan Hyo Sang sedang asyik-asyiknya mengobrol dengan Taemin, tiba-tiba ada sudara aneh yang terdengar suara yang tidak enak didengar.
“Hey, kau mungil cepat kesini,”Teriak Minho dari dalam lapangan
            Hyo Sang yang sedang ayik mengobrol dengan Taemin hanya menolehkan wajahnya kekanan dan kekiri, Taemin hanya tersenyum melihat wajah bingung Hyo Sang.
“Waeyo, dia itu memanggil siapa sih,”tanya Hyo Sang
“Ani, sepertinya dia memanggilmu,”ucap Taemin
“Hei, Kim Hyo Sang cepat kemari,”Teriak Minho lagi
“Aiisshhhhh berisik sekali orang itu, kenapa selalu saja menggangguku, dasar namja menyebalkan,”Cibir Hyo Sang
“Taemin aku pergi dulu,”kata Hyo Sang pada Taemin sambil berjalan meninggalkan Taemin yang masih bersantai duduk dibawah pohon,
“Waeyo,”Kata Hyo Sang
“Ya, kau ini tidak mendengar aku memanggilmu, atau kau memang benar-benar tuli,”Kata Minho
Hyo Sang mendongakkan kepalanya menatap namja yang berdiri tepat dihadapannya,
“Tadi kau memanggil aku apa,”tanya Hyo Sang
“Apa, aku memanggilmu dengan Hyo Sang,”Kata Minho sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
“Ani, sebelum itu, tadi aku mendengar kau memanggilku dengan sebutan mungil, apa maksudmu,”Tanya Hyo Sang
“Ani, aku tidak memanggilmu dengan seperti itu, kupingmu saja, mungkin yang salah dengar,”jawab Minho
“Ani, kupingku baik-baik saja, waeyo,”balas Hyo Sang
“Apa yang kau lakukan bersama dengan Taemin,”Kata Minho sambil menoleh kearah Taemin yang sedang mendengarkan musik
“Wae, apa urusannya denganmu,”Balas Hyo Sang
“Ani, aku masih meragukan kemampuanmu, mungkin kemarin itu hanya suatu kebetulan saja kau bisa membuat bola itu masuk kedalam ring dari jarak yang cukup jauh,”
“Mwo, maksudmu, lalu kau mau apa, kau mau bertanding melawanku,”tantang Hyo Sang
“Baik satu lawan satu, jika kau kalah kau harus menuruti semua perkataanku dan Taemin yang akan menjadi wasitnya,”kata Minho sambil memandang Hyo Sang
“Ne baiklah jika aku yang menang kau harus berteriak dilapangan ini bahwa kau mengakui kehebatanku, didepan semua teman-teman yang ada disini, bagaimana ah satu lagi kau jangan berteriak tapi kau berbicara dengan menggunakan pengeras suara agar semua murid yang ada disini bisa mendengarnya bagaimana,”
“Ne aku setuju aku terima tantangamu dan siap-siap saja kau kukalahkan,”
Setelah semua siap, sekarang Minho, Hyo Sang dan Taemin beridiri ditengah lapangan, pertandingan dimulai dengan lemparan bola keatas oleh Taemin, Hyo Sang berusaha untuk menjangkau bola itu namun apa daya tangan tak sampai, akhirnya Minho mencoba untuk mendribel bola kedaerah Hyo Sang dan Hyo Sang berusaha tuk menghalangi langkah Minho, namun akhirnya Minho berhasil lolos dari kawalan Hyo Sang dan memasukkan bola itu kedalam ring.
“Yeah,”teriak Minho sambil mengelapkan tangannya,
“Aissshhhh,”Hyo Sang berjalan tuk mengambil bola, sekarang giliran Hyo Sang yang mulai menyerang daerah Minho, Minho terus menjaga Hyo Sang dengan ketat, namun berkat kelincahan dan tubuh mungilnya Hyo Sang berhasil lepas dari kawalan Minho dan memasukkan bola kedalam ring, Hyo Sang meloncat-loncat kegirangan.
“ Ye, dasar pabbo,”Kata Hyo Sang
            Pertandingan sudah memasuki menit-menit akhir, lima menit lagi pertandingan akan segera berakhir, skor mereka sekarang imbang dan bola berada ditangan Minho, Hyo Sang tidak mau membiarkan Minho melewatinya, muncul ide iseng Hyo Sang untuk mengalihkan pandangan Minho,
“Waw, gadis itu seksi sekali,”teriak Hyo Sang sambil menunjuk ke satu arah, dan sukses membuat semua orang termasuk Minho memalingkan wajahnya, tidak perlu berlama-lama lagi, Hyo Sang langsung mengambil bola itu dari tangan Mindo dan mendribel menuju daerah Minho, Minho akhirnya sadar bahwa dia dibohongi.
“Aisshhhh, yeoja itu awas kau,”Minho berhasil mengejar Hyo Sang dan berusaha mencegahnya tuk menembak, tepat didaerah 3 point Hyo Sang mencoba menembak, waktu menunjukkan tinggal beberapa detik lagi, Taemin langsung mengangkat tangannya untuk meniup pluit, tepat bersamaan dengan habisnya waktu pluit berbunyi dan bola itu masuk kedalam ring. Hyo Sang langsung berlari kearah Taemin dan tanpa sadar Hyo Sang memeluk Taemin, Minho yang melihat peristiwa itu langsung melotot, seketika raup wajahnya berubah menjadi marah, emosi melihat Hyo Sang yang memeluk Taemin, namun taemin segera melepaskan pelukan Hyo Sang,
“Chuakke Hyo Sang akhirnya kau bisa membuktikan kemampuanmu pada Minho,”Kata Taemin sambil melirik Minho
“Ne, gomawo,”Kata Hyo Sang, Hyo Sang melangkahkan kakinya kearah Minho yang masih memegang bola basket itu dengan kedua tangannya,
“bagaimana, sekarang kau harus memenuhi janjimu,”Kata Hyo Sang
Minho hanya terdiam, sambil mengatur emosinya, ia langsung melempar bola basket itu sampai melambung jauh keatas,
“Hei, ada apa denganmu,”Tanya Hyo Sang
“Ani, aku akan melakukannya, cepat ambil pengeras suaranya,”kata Minho pada seorang namja, tidak lama namja itu kembali sambil membawa pengeras suara itu, namja itu langsung mnyerahkannya kepada Minho,
“Ayo lekas, ucapkan pengakuanmu dihadapan teman-teman,”Kata Hyo Sang
“Aku Choi Minho mengakui kehebatan Kim Hyo Sang yang berhasil menang melawanku dalam pertandingan basket hari ini,”
            Sontak para murid terkejut mendengar pengakuan Minho, sebagian murid menahan tawa mereka karena mereka tahu reputasi Minho disekolah Shinwa ini, Hyo Sang langsung tertawa dan Taemin hanya tersenyum mendangar pengakuan sahabatnya itu, Taemin berjalan mendekati Minho,
“Minho, jangan sekali-kali kau meremehkan mereka, ini satu bukti lagi kau mereka adalah yeoja yang tangguh,”Kata Taemin sambil menepuk pundah Minho
“Ayo Hyo Sang,”kata Taemin langsung menarik tangan Hyo Sang, Hyo Sang hanya tersenyum sambil menenteng tasnya, Minho langsung menoleh kearah mereka,
“Mwo!! ada apa denganku kenapa aku jadi begini, kenapa aku tidak suka melihat Hyo Sang dekat dengan Taemin, waeyo, ada apa denganku,”Kata Minho sambil berjalan meninggalkan lapangan basket, Hyo Sang langsung melepaskan tangannya dari genggaman Taemin,
“ah, Mianhe,”kata Taemin
“Gewmchanayo, bukankah kau ada ekskul Taekwondo,”kata Hyo Sang
“Ani, aku baru ingat jika hari ini tidak ada jadwal, ayo pulang, aku akan mengantarmu,”Ajak Taemin
“Ani, gomawo tapi aku menunggu Ha Jin dan Soe Hye,”
“Setahuku, Ha Jin sedang sibuk mengajari Onew belajar sedangkan Soe Hye tadi aku melihatnya diruangan Miss Kim sepertinya dia sedang sibuk mempersiapkan diri untuk olimpiade matematikanya,”kata Taemin panjang lebar.
“Ah kalau begitu aku pulang sendiri saja,”kata Hyo Sang
“Sudahlah ayo,”Kata Taemin langsung menarik tangan Hyo Sang dari kejauhan Minho melihat kejadian itu, ia mengepalkan kedua tangannya, rasa cemburu itu muncul kembali, ingin sekali dia menarik Hyo Sang kedalam pelukannya.
===***===
 “Hei, Ha Jin apa benar itu fist Kissmu, wah itu suatu keberuntungan untukku,”Kata Onew yang membuat wajah Ha Jin memerah
“Mwo!! keberuntungan untukmu tapi musibah untukku, kenapa kau mengungkit itu lagi, sudah kau kerjakan saja soal itu, aku ingin cepat pulang, aku tidak ingin berlama-lama disini bersama namja pabbo sepertimu,”Kata Ha Jin
“Mwo!!.. Ibu guru kenapa kau galak sekali kepadaku, bersikaplah sedikit ramah kepadaku,”kata Onew sambil memanatap Ha Jin dengan lekat
“Omo, semakin diperhatikan dia semakin manis saja, dia berbeda dengan yeoja lain, andai saja sikapnya sedikt manis kepadaku,”Kata Onew dalam hatinya
“Mwo!! mimpi kau jika aku akan bersikap ramah terhadapmu,”Kata Ha Jin kembali mengerjakan tugas fisikanya, Onew masih terus saja menatap Ha Jin, yang membuat Ha Jin sedikit salah tingkah
“Ya, kenapa kau menatapku seperti itu,”kata Ha Jin sambil melempar pulpen yang ada ditangannya dan tepat mengenai kepala Onew, Onew mengelus-ngelus kepalanya yang sakit, namun Onew langsung membalas lemparan Ha Jin dengan pulpennya, jadilah mereka bermain lempar-lemparan buku, pulpen, semua peralatan tulis melayang kesegala arah,
“Ssttttoooooooppppppppopp,”teriak Ha Jin
“Mwo!!... kenapa jadi main lempar-lemparan seperti ini, cepat kau selesaikan soal itu,”Kata Ha Jin
“Ha Jin aku lapar, bolehkah kita istirahat sebentar,”Pinta Onew
“Mwo!! Ani, dari tadi kau sudah meminta istirahat sebanyak 2 kali,”Kata Ha Jin sambil terus mengerjakan soal fisikanya
“ya kapan aku memintanya, tadi aku hanya ketoilet, ayolah Ha Jin kita makan dulu, perutku sangat lapar, tega sekali kau membiarkanku seperti ini, Ibuku saja tidak tega melihatku seperti ini,”kata Onew sambil memegang perutnya
“Tidak, coba aku lihat pekerjaanmu,” Kata Ha Jin yang manarik buku Onew,
“Omo, dari tadi kau belum mengerjakan soal satupun,”Kata Ha Jin Onew hanya senyum-senyum,
“Apa, kerjakan kembali jika kau sudah selesai baru kauku izinkan makan,”
“Ha Jin,”Kata Onew sambil memasang muka memelas
“Cara apapun kau tidak mempan terhadapku,”Kata Ha Jin
            Suasana kembali hening Ha Jin masih sibuk mengerjakan tugas Fisikanya sedang onew masih berkutat dengan soal-soal itu,
“Au,”teriak Onew membuat Ha Jin kaget
“Waeyo,”Tanya Ha Jin
“perutku Ha Jin, au,”teriak Onew membuat Ha Jin panik, didalam Hatinya Onew terkekeh melihat wajah panik Ha Jin
“Ottokke,,, ottokke,”Kata Ha Jin panik
“Sepertinya Maagku kambuh,aauuuuu”Kata Onew
“Mwo, kenapa kau tidak bilang dari tadi kalau kau punya maag, dasar pabbo,”kata Ha Jin sambil menjitak kepala Onew
“Au, dasar kau ini”kata Onew sambil terus memasang muka kesakitan
“Ayo kita kekantin,”Ajak Ha Jin
“Ani, aku tidak mau, aku ingin sekali makan ayam goreng diresotran chicken resto,”kta Onew
“Mwo!! dimana restoran itu,”kata Ha Jin
“Sudahlah ayo cepat,”kata Onew
            Ha Jin langsung membereskan peralatan tulisnya, sedangkan Onew langsung mencari kunci mobilnya sambil terus meraung-raung kesakitan,
“memangnya kau bisa menahan sakit sambil menyetir,”tanya Ha Jin
“Sudahlah jangan banyak tanya ayo,”Kata Onew sambil berjalan keluar dari ruangan F5 Ha Jin hanya mengikuti langkah Onew dari belakang,
Didalam Mobil Onew mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Ha Jin terus memperhatikan Onew,
“Hei, kenapa kau terlihat sehat kembali,”
Onew hanya tersenyum mendengar ucapan Ha Jin
“ya, Onew kau membohongiku, cepat hentikan mobilmu,”Pinta Ha Jin
“Jika aku tidak seperti itu kau tidak akan menuruti permintaanku,” Kata Onew sambil tersenyum kepada Ha Jin
Tidak lama mereka sampai direstoran yang dimaksud, Onew turun dan membukakan pintu untuk Ha Jin,
“Aku pulang saja,”kata Ha Ji saat sudah kelaur dari mobil, Ha Jin langsung membalikkan badannya dan hendak berjalan meninggalkan Onew, namun Onew langsung menarik lengan Ha Jin,
“Temani aku makan baru nanti kau akan kuantar kau pulang, arasso,”
“Ani, aku tidak mau,”kata Ha Jin
“Sudahlah jangan membantah,”kata Onew
            Onew menarik Ha Jin masuk kedalam restoran, itu setelah selesai Onew mengantar Ha Jin sampai didorm,
“Gomawo, Ha Jin, oya satu lagi, wajahmu lucu sekali ketika kau sedang panik,”kata Onew
Ha Jin langsung melirik Onew dengan kesal dan bergegas keluar dari mobil Onew, dan berjalan masuk kedalam dorm..
===***===
Malam hari didorm keempat sahabat sedang asyik menonton drama korea kesukaan mereka, Ha Jin, Yhera dan Soe Hye menatap Hyo Sang dengan pandangan menyelidik,
“ya, Hyo Sang waeyo kenapa kau senyum-senyum sendiri sperti itu,”Tanya Soe Hye
“Ani, tidak ada apa-apa, hanya saja tadi terjadi peristiwa yang menggemparkan disekolah, Minho kalah tanding basket denganku,”kata Hyo Sang
“Mwo, kok bisa,”Tanya Ha Jin Heran
“Ne, tentu saja, karena dia kalah dia harus mengakui kehebatanku didepan teman-teman dilapangan basket,”kata Hyo Sang
            Yhera langsung tertawa sejadi-jadinya, mendengar cerita Hyo Sang, sedangkan Ha Jin ia sibuk memegangi bibirnya dengan tangan kanannya,
“Ha Jin kau kenapa, ada apa dengan bibirmu,”tanya Yhera dengan pandangan menyelidik
“Ah, anio, tidak ada apa-apa, sepertinya aku sariawan sakit sekali,”Kata Ha Jin
“Bohong, ceritakan saja yang sebenarnya,”Kata Hyo Sang
“Ani, tidak terjadi apa-apa,”Jawab Ha Jin
“Yang benar,”tanya Hyo Sang
“Ne, benar tenang saja,”Kata Ha Jin
Pagi hari keempat sahabat masuk kedalam kelasnya, saat mendekati meja mereka ada setangkai mawar merah yang tergeletak dimeja Yhera, Yhera langsung membuka kartu yang tergeletak dibawahnya.
“Lee Yhera gomawo untuk bantuanmu kemarin, terimalah bunga ini sebagai tanda terimakasihku padamu,” Kim Jonghyun
“Mwo, jonghyun memberikanmu bunga Yhera,”Kata Hyo Sang dengan volume suara yang cukup kerasa, membuat seisi kelas menoleh kearah mereka,
“Aishhh apa-apaan namja itu, sudah aku akan mengembalikannya pada orang itu,”Kata Yhera bergegas pergi meninggalkan Soe Hye, Hyo Sang dan Ha Jin yang masih terpaku di meja mereka,
“Dasar Yhera pabbo kenapa harus dikembalikan, seharusnya diakan menerimanya,”Cibir Hyo Sang
“mwo!!.... apa kau menginginkan mawar itu, nanti aku akan membelikan yang banyak untukmu Hyo Sang, kau mau berapa tangkai hah,”Kata Ha Jin yang mendapatkan jitakan dari Hyo Sang
“Ani, aku tidak mau jika kau yang membelikannya untukku,”Jawab Hyo Sang
“Lalu kau mau dibelikan oleh siapa,”Tanya Soe Hye
“ya tentu saja pangaran hatiku,”kata Hyo Sang sambil mengaitkan kedua tangannya
Sontak Ha Jin dan Soe Hye hanya bisa menatap Hyo Sang dengan pandangan aneh,
Yhera sudah sampai didepan markas F5, Yhera langsung berjalan memasuki ruangan itu, terlihat Jonghyun sedang ayik mengutak-atik Hpnya,
“Jonghyun, aku mau mengembalikan ini,”Kata Yhera sambil meletakan mawar itu dihadapan Jonghyun
“mwo!! waeyo, apa kau tidak suka bunga Yhera,”Tanya Jonghyun
“Ani, tidak juga, aku tidak mau menerimanya kau berikan saja kenapa yang lain,”Jawab Yhera sambil berjalan meninggalkan Jonghyun menuju kelasnya, sesampainya dikelas seluruh siswa menatapnya dengan pandangan aneh,
“Ya, kenapa kau kembalikan bunga itu,”tanya Hyo Sang
“Ani, aku tidak mau menerima pemberiannya,”Kata Yhera
            Pelajaran dimulai, semua murid mengikuti pelajaran dengan tenang, tidak ada satupun murid yang berani mengeluarkan suara mereka, saat Mr. Lee sedang mengajar, karena sonseangnim yang satu ini terkenal killer, Namun Jonghyun mencari-cari kesempatan untuk bisa melirik Yhera,
“Hah, dia memang yeoja yang manis, bagaimana caranya aku bisa memilikinya,”kata Jonghyun sambil terus melirik kearah Yhera
“Ya Kim Jonghyun,”Panggil Mr Lee, Jonghyun langsung tersadar lamunannya
“Ah, Ne, Sonseangnim,”Kata Jonghyun
“Tolong jangan melamun dikelas saya, sekali lagi kau terlihat melamun kupastikan kau tidak akan mengikuti pelajaranku selama satu semester ini,”Kata Mr. Lee
“Ah Ne, Mianhe Mr,”Kata Jonghyun sambil membungkukkan tubuhnya
            Bel istirahat berbunyi keempat sahabat mulai membereskan perlengkapan mereka,
“Ya Hyo Sang boleh kita bicara sebentar,”Kata Taemin mendekati meja Hyo Sang
“Waeyo Taemin,”Kata Hyo Sang sedangkan ketiga sahabatnya hanya bisa menatap bingung dengan kedekatan Taemin dengan Hyo Sang
“Ani aku hanya ingin mengobrol denganmu saja, apa aku menganggu kalian,”Tanya Taemin
“Ah ani, baiklah, Ha Jin, Soe Hye, Yhera aku pergi dulu sepertinya Taemin membutuhkan bantuanku,”kata Hyo Sang yang langsung meningkuti langkah Taemin dari belakang, sedang Minho yang menikmati peristiwa itu hanya bisa menghela nafas melihat kedekatan Taemin dan Hyo Sang, Minho berjalan keluar ruangan mengikuti langkah Hyo Sang,
“Ada apa dengan Hyo Sang,”Tanya Yhera penasaran
“Ani, mana ku tahu, kau tanya sendiri kepada Hyo Sang saja,”Kata Ha Jin
“Mwo!!...,”Jawab Yhera bingung
“Sudah biarkan saja nanti dia juga akan cerita sendiri kepada kita, ayo aku sangat lapar,”Kata Soe Hye langsung menarik tangan Ha Jin dan Yhera keluar dari kelas, saat berjalan menuju kantin mereka berpapasan dengan Onew, Jonghyun dan Key, Soe Hye hanya bisa membuang muka dihadapan Key, Onew memegangi bibirnya dengan tanganya membuat Ha Jin kesal.
“Ya Onew ada apa denganmu,”tanya Ha Jin
“Ah ani,”Kata Onew sambil memainkan kedua alisnya
Ha Jin menatap sinis kearah Onew, Jonghyun tersenyum manis kepada Yhera dan Yhera membalas senyum Jonghyun, Soe Hye langsung menarik tangan kedua sahabatanya menuju kantin, Key hanya bisa menatap punggung Soe Hye yang perlahan menjauh dan mengilang dari pandangannya,
“Key, Gewmchana,”Tanya Jonghyun
“Ne, Gewchanayo,”kata Key sambil melangkahkan kakinya,
            Hyo Sang sedang serius mendengarkan cerita Taemin yang sekali-kali membuatnya tertawa karena mendengar cerita itu,
“Hyo Sang ikut aku,”Kata Minho sambil menarik lengan Hyo Sang, Hyo Sang kaget karena tiba-tiba Minho Muncul dihadapannya
“Waeyo, aku tidak ingin bicara denganmu, pergi lepaskan tanganku,”Kata Hyo Sang mencoba untuk melepaskan genggaman tangan Minho
“Diam, sudah ikut saja denganku,”Kata Minho kesal
“Minho, lepaskan tangan Hyo Sang, kau tidak dengar, dia tidak ingin ikut denganmu, kenapa kau ini,”Tanya Taemin yang lansung menarik tangan kanan Hyo Sang
“ya, lepaskan tanganku sakit Minho sakit,”Kata Hyo Sang
            Namun Minho tidak mau melepaskannya, begitu juga dengan Taemin,
“Ya, kalian berdua lepaskan tanganku,”Teriak Hyo Sang dan membuat Minho dan Taemin melepaskan genggamannya dari lengan Hyo Sang
“Ayo Hyo Sang kita pergi saja dari sini,”Kata Taemin lansung menarik tangan Hyo Sang, Hyo Sang hanya bisa mengikuti Taemin dari belakang, sedangkan Minho menatap kepergian Taemin dan Hyo Sang dengan kesal,
“Minho pabbo, kenapa kau seperti itu, lagi-lagi kau seperti ini,”kata Minho sambil menendang batu yang ada dihadapannya
===***===
“Ah, hari ini harus latihan paduan suara lagi dan mau tidak mau aku akan bertemu dengan Jonghyun, huffttt,”
“ya Yhera Hwaiting,”Kata Hyo Sang disambut dengan anggukan dari Soe Hye dan Ha Jin
“Ne, gomawo,”Kata Yhera
Yhera sudah berdiri didepan ruangan latihan saat hendak membuka pintu tiba-tiba  ada seseorang yang terlebih dulu menjulurkan tangannya dan membukakan pintu untuk Yhera,
“Silahkan,”Kata Jonghyun sambil tersenyum manis
Yhera hanya bisa menatap Jonghyun dengan pandangan aneh, setelah 2 jam latihan mereka beristirahat sebentar, Yhera duduk disudut ruangan sambil memegang tenggorokkannya,
“Ah, pabbo, aku lupa membawa minum,”Kata Yhera sambil meraih tasnya
“ini untukmu,”Kata Jonghyun sambil memberikan sebotol minuman untuk Yhera, Yhera ragu untuk mengambil minuman itu, siapa tahu saja minuman itu sudah dimasukkan sesuatu oleh Jonghyun
“Ya ambil ini kau pasti hauskan,”kata Jonghyun sambil memberikan minuman itu kepada Yhera
“Ah ne, gomawo,”kata Yhera mengambil minuman itu
“Ne, cheonmaneyo,”kata Jonghyun yang berjalan meninggalakan Yhera
           Akhirnya setelah berjam-jam latihan berakhir, Yhera terlihat sangat lelah, Jonghyun berjalan mendekati Yhera,
“Ya, mau apa kau, mau menyuruhku latihan lagi seperti kemarin hah,”kata Yhera kesal
“Ani, sepertinya kau lelah sekali, ayo pulang,”Ajak Jonghyun
“ya, tanpa kau suruhpun aku juga akan pulang arasso,”Kata Yhera
            Yhera berjalan keluar ruangan diikuti oleh Jonghyun, Jonghyun mensejajarkan langkahnya dengan Yhera, Yhera mencoba mempercepat langkahnya, namun Jonghyun tetap saja mensejajarkan langkah mereka, Yhera menghentikan langkahnya,
“Ya apa maumu,”Tanya Yhera kesal
“Ani, kau ikut aku,”Kata Jonghyun langsung menarik tangan Yhera
“Ani, aku tidak mau, hey lepaskan aku, hei Jonghyun lepaskan,”Teriak Yhera sambil meronta-ronta
“Diam kau apa mau kau kucium,”kata jonghyun sambil mengedipkan matanya
“Mwo, ya Kim Jonghyun sebenarnya apa maumu,”Kata Yhera kesal
“Kita nonton oke,”kata Jonghyun
“Ani, aku tidak mau, aku mau pulang aku lelah,”kata Yhera sambil memesang muka memelas
“Ani, aku tidak akan melepaskanmu,”kata Jonghyun
            Yhera hanya bisa pasrah mengikuti langkah Jonghyun, dan mereka meninggalkan sekolah.
“Huh, akhirnya ketemu juga buku yang kuperlukan,”Kata Soe Hye sambil berjalan meninggalkan perpustakaan,
“Soe Hye tunggu,”Teriak seseorang namun Soe Hye tidak mengehentikan langkahnya malah mempercepat langkahnya, Suara itu sudah tidak asing lagi ditelinga Soe Hye, itu suara Key, Soe Hye langsung mempercepat langkahnya, melihat Soe Hye yang tidak berhenti Key langsung berlari dan meraih tangan Soe Hye
“Waeyo,”Kata Soe Hye sinis
“Ku mohon dengarkan penjelasanku, aku tidak bermasuk berbuat seperti itu kepadamu, Soe Hye,”Kata Key sambil memegang tangan Soe Hye namun Soe Hye langsung menepis tangan Key,
“Mwo, penjalasan apa lagi, kumohon jangan ganggu aku lagi, aku tidak mau tahu lagi dengan urusan itu, sekarang aku hanya memikirkan persiapanku untuk olimpiade nanti, jadi kumohon jangan ganggu aku lagi, dan percuma saja kau menjelaskan semua itu padaku, karena aku sudah terlanjur membencimu, arasso,”
“Tapi Soe Hye,”Kata Key berusaha mencegah Soe Hye
“Sudahlah jangan ganggu aku lagi,”Kata Soe Hye
            Soe Hye langsung pergi dari hadapan Key, namun kali ini Key membiarkan Soe Hye pergi dari hadapannya.

*TBC*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar