Annyeong.... Para admin membawa FF baru untuk memberadeul ne... FF ini buatan 4 admin... Hehehehe... Qta minta komentarnya ya... hahahahaha....
===***===
Cast : - Farra Fadilla Yunita II as Lee Yhera
- Giovanny Rizky Agustina III as Kim Hyo Sang
- Imivioleta GD'Teukey cassielftripleBjshawolvip as Lee Soe Hye
- Echy Aquuh Baru as Kim Ha Jin
- All member SHINee
===***===
Soe hye, Yhera, Ha Jin dan Hyo Sang berjalan memasuki gerbang sekolah dengan saling bercanda satu sama lain. Ketika mereka sampai di box penyimpanan barang mereka masing-masing. Yhera mengerutkan alisnya.
“Hah,apa ini? Siapa yang menaruh benda jelek ini disini.” Tanyanya heran ketika melihat selembar kain berwarna merah bergambarkan tengkorak di silang di dalam box miliknya.
“Apa itu Yhera?” tanya Ha Jin penasaran.
“Sini biar aku lihat.” Sahut Hyo Sang seraya mengambil kain merah tadi dari tangan Yhera. “Aiish,gambar apa ini?.” “Sudahlah itu pasti kerjaan orang iseng.abaikan saja Hyo Sang.” Lanjut Soe Hye cuek.
Hyo Sang langsung menjantuhkan kain itu dan menginjak-nginjaknya. “Dasar gambar jelek”.
“Hyaaa…. Ada korban berikutnya...” Teriak salah satu siswa yang membuat gempar siswa lain.
“Mwo..?? Apa maksudnya korban selanjutnya?” tanya Yhera heran dan menatap kearah sahabatnya secara bergantian dan di ikuti oleh para sahabatnya yang saling menatap.
“Kenapa tiba-tiba perasaanku jadi tidak enak ya?” ucap Soe Hye sambil memegang dadanya.
“Jangan katakan kau merasa akan terjadi sesuatu pada kita berempat?” Sahut Ha Jin sambil menatap Soe Hye.
Soe Hye membalas tatapan Ha Jin dan menganggukkan pelan kepalanya.
“Aaah,sudahlah lupakan saja. Kita pasti akan baik-baik aja kok.” Hyo sang mencoba menenangkan sahabat-sahabatnya.
===***===
“Hahahaaa.. “ tawa Jonghyun pecah ketika F5 menyusuri lorong sekolah. “Sekarang pasti mereka sudah melihat kartu merah kita”.
“Dan bisa kalian bayangkan bagaimana pucatnya wajah mereka yang ketakutan.hahaha “. Sahut onew yang di iringi dengan tawanya.
Key dan Taemin ikut tertawa. Minho tersenyum sinis penuh kepuasan.
Tanpa sepangetahuan mereka ternyata Yhera,Ha Jin,Soe Hye dan Hyo Sang telah berada di belakang mereka dan mendengar semua perkataan Jonghyun dan Onew.
“Hyaaaaa… kalian…F5.. lima pecundang..!!!” triak Yhera dari belakang penuh kemarahan.
Serentak F5 membalikkan badan mereka kearah suara yang mengatakan mereka pecundang.
“Hyaaa.apa maksudmu mengatakan kami pecundang heeh.??!!” Teriak Jonghyun tak mau kalah.
“Ya,kalian semua memang pecundang. Kalian pengecut.!!” Sahut Ha Jin.
“Mwo?? Kami kau bilang pengecut??” Onew nampak kesal dan mengepal jari tangannya sambil berjalan kearah empat yeoja yang terlihat menantang mereka di iringi dengan langkah ke-empat sahabatnya.
“Jika bukan pengecut, lantas kalian pantas di sebut apa? Banci? Ah,aku rasa itu sebutan yang pantas.” Ucap Hyo Sang santai namun sinis.
“Kau..!!” jari telujuk Minho terangkat tepat di depan wajah Hyo Sang. “Aaiiish.” Minho mendesahkan nafasnya seraya menarik kembali jarinya.
Jantung Hyo Sang berdegup sangat kencang. “Aigo, apa yang sudah aku katakan,sepertinya aku sudah membuat bos mereka marah?? Hyo Sang kau pabo.” batin Hyo Sang panik.
“Kalian benar-benar yeoja yang mengesalkan,sepertinya kami memang tidak salah memberi kalian kartu merah. Dan kalian pantas menerima semuanya,tunggu saja nanti.” Kata-kata sinis key tiba-tiba keluar dari bibir mungilnya dan di iringi anggukan Taemin dengan tatapan sinis kearah empat yeoja tadi.
Soe Hye membalas tatapan sinis Key dan tersenyum sinis kearahnya. “Ayo,sebaiknya kita pergi dari hadapan F5 ini karna kita perempuan normal tidak seharusnya kita melawan para banci seperti mereka.” Ucap Soe Hye pelan kepada para sahabatnya namun sangat tepat sasaran pada para namja di hadapannya.
“Mwo??” mulut Key terbentuk huruf O besar.
“Hyaaa,jaga ucapanmu. Awas kalian.!!” Triak Jonghyun pada empat yeoja tadi yang terus berjalan lurus menjauh dari mereka.
===***===
“Aiiish,mereka benar-benar mengesalkan.” Omel Onew ketika mereka sampai di markas F5.
“Ne, mereka tidak boleh kita diamkan, secepatnya kita buat mereka keluar dari sekolah ini.” Sahut Minho sinis.
“Tapi tidak mungkin kita membuat mereka keluar secara bersamaan pasti sangat berat karna mereka terlihat sangat kompak. Kita buat mereka sengsara satu per satu.” Perkataan licik Jonghyun di iyakan ke-dua sahabatnya.
“Ne, terutama Hyo Sang,yang sudah mengatakan kalau kita ini banci. Aku tidak terima dengan ucapannya tadi.” Ucap Minho sambil menunjukkan tatapan sinisnya.
“Yhera juga”
“Ha Jin juga.”
“Soe Hye juga.” Sahut mereka secara bergantian.
“Awas saja nanti mereka semua. Penderitaan kalian akan di mulai besok.” Senyum licik Jonghyun mengembang di bibirnya.
“Perang segera di mulai.” Lanjut onew.
Taemin hanya tersenyum tipis sambil menatap ke arah key yang terlihat masih ragu-ragu untuk melakukannya.
===***===
Jam pelajaran sedang berlangsung Soe Hye ijin pergi ke toilet, saat dia ingin kembali kekelas langkahnya di hadang oleh seorang namja yang sangat tampan berdiri tegak di hadapannya. Soe Hye menatap dingin kearahnya.”Key? Ommo, ternyata dia sangat tampan.” batin Soe hye.
“Mau apa kau?? Mau mencari masalah lagi?” tanya Soe Hye sinis.
Key tersenyum mendengar ucapan Soe Hye. “Anio. Aku hanya ingin memberitahumu, kalian harus berhati-hati dan jagalah sahabat-sahabatmu. Karna akan ada banyak masalah yang akan kalian hadapi.”
“Mwo? Masalah apa?”
“Nanti kau akan tahu sendiri. Aku memberitahumu karna aku tau kalian yeoja yang baik.”
“Apa maksudmu? Aku tidak mengerti.” Lagi-lagi Key tersenyum tapi kali ini karna dia melihat expresi lucu Soe Hye yang nampak ke bingungan.
“Lihat saja sendiri nanti.” Ucap Key santai. “Oh ya, wajahmu cantik. Tapi akan sangat cantik jika di hiasi dengan senyum manismu. Nanti jika bertemu lagi denganku berikan senyum manismu untuk ku lihat ya. Aku pergi dulu.” Pamit Key sambil berlalu dari hadapan Soe Hye yang terdiam mematung karna ucapan Key.
“Hah,senyumku manis katanya??” ucap Soe Hye sambil memegang bibirnya. “Aigo, kenapa aku jadi ingin tersenyum seperti ini sih? Sadar-sadar Soe Hye.” Katanya sambil memukul-mukul pelan pipinya.
“Kata-katanya itu hanya gombalan. Ingat TIDAK BOLEH JATUH CINTA dengan salah satu F5.” Soe Hye pun berlari menuju kelas untuk memberitahukan pada sahabat-sahabatnya.
“Mwo? Masalah?” triak ke-tiga sahabat Soe Hye serentak ketika mendengar cerita Soe Hye.
Soe Hye menganggukkan kepalanya yakin.
“Masalah apa yang akan kita hadapi?”
“Apa yang akan mereka lakukan pada kita?”
“Apa yang akan terjadi pada kita?”
“Tapi kita harus bisa melawan mereka,karna kita bukan yeoja yang lemah.” Sahut ke-empat sahabat itu secara bergantian.
===***===
Ke-esokan harinya empat yeoja itu berjalan memasuki aula sekolah,dengan langkah gemulai mereka nampak semakin cantik dengan rambut panjang mereka yang di biarkan tergerai bebas. Sambil menatap ke setiap sudut sekolah mereka terus waspada dengan ancam-acaman di sekitar oleh F5. Tuuuup… sebuah telur melayang di kepala Ha Jin. “Hyaaa..siapa yang me…” belum habis kata-kata Hyera bertubi-tubi butiran telur melayang kearah mereka dari lantai dua sekolah.
“Hentikan..!! Apa maksud kalian,kami salah apa heh.??!!” Teriak Hyo Sang sekuat tenaga.
“Mwo? Salah?” suara centil Miranda terdengar dari tingkat dua sekolah. “Kalian telah membuat F5 marah,apa itu tidak kesalahan namanya?”
“Iya, kami memang ada masalah dengan mereka,tapi apa sangkut paut nya dengan kalian semua.? “tanya Soe Hye heran sambil menatap sinis ke arah Miranda.
“Heh,heh” Miranda mendesah sisnis. “Masalah F5 itu,sama saja itu masalah kami juga. Apa kalian mengerti yeoja-yeoja miskin?!!” ucap Miranda yang di iringi tumpahan satu ember gandum dari salah satu siswa. Semua siswa dan siswi serentak tertawa melihat keadaan empat yeoja itu yang penuh dengan gandum di sekujur tubuh mereka.
Soe Hye menarik Hyo Sang keluar aula sekolah di iringi dengan ke-dua sahabatnya.
“F5 benar-benar keterlaluan.” Ucap Hyo Sang ketika mereka sampai di taman belakang sekolah.
“Aku benar-benar merasa di permalukan hari ini.” Air mata kekesalan Ha Jin mengalir mengiri ucapannya.
Yhera merangkul Ha Jin dan juga ikut meneteskan air mata.
“Aku merasa sangat asing di sekolah ini sekarang,semua siswa kini membenci kita.” Lanjut Yhera sedih. Soe Hye menatap kedua sahabatnya.
“Kita tidak boleh menyerah hanya gara-gara satu masalah ini, kita harus tunjukan kita bukan yeoja yang lemah, kita pasti bisa melawan ini semua”. Ketiga sahabat mengangguk mendengar ucapan Soe Hye.
===***===
Saat Soe Hye, Yhera, Hyo Sang dan Ha Jin masuk kelas, semua mata siswa tertuju kearah mereka dan sebagian dari mereka saling berbisik lalu menatap sinis kearah mereka. Mereka berempat saling menatap.
“Dasar gadis murahan.” Miranda mengeluar ucapan sinisnya.
“Mwo? Siapa yang kau sebut murahan heh” sahut Yhera kesal.
Miranda tidak menjawab,dia hanya melirik kepapan tulis. Mereka berempat serentak melihat kearah papan tulis. Mata mereka langsung membulat dan mulut mereka ternganga melihat tulisan
‘Hyo Sang seorang gadis miskin adalah gadis yang tidak benar,bahkan dia pernah beberapa kali melakukan Aborsi karna perbuatannya bersama pria-pria hidung belang’.
Soe Hye mengepalkan jari tangannya. “Hyo Sang kali ini kau tidak boleh tinggal diam,kau datangi si pembuat gosip ini dan beri dia pelajaran,kau jangan takut kami akan membantumu. Yhera berikan pada Hyo Sang sapu tangan yang untuk kita mengelap ingus kita tadi. Kau mengerti maksud ku kan Hyo Sang??.” Ucap Soe Hye penuh kemarahan.
Hyo Sang mengangguk mengerti. Dengan penuh emosi mereka berempat berjalan mendatangi markas F5. Air mata kemarahan Hyo Sang mengalir deras. Sebelum membuka pintu Hyo Sang menyapu air matanya. Braaak.. Hyo Sang menghempas kan pintu markas F5 dan membuat F5 terkejut menatap kearah mereka.
Dengan langkah cepat Hyo Sang mendatangi Minho. “Kau..!! Berani-beraninya menyebut ku gadis yang tidak benar dan pernah melakukan aborsi,apa kau punya bukti heh?? Atau kau pernah menjadi salah satu pria yang meniduriku?” ujar Hyo Sang sambil menatap sinis Minho.
“Mwo? Apa yang sedang kau katakan? Dasar gadis sinting.” Sahut Jonghyun santai.
“Hyaaa, kau yang sinting” Yhera tak mau kalah.
“Apa maksudmu menyebarkan gosip Hyo Sang yang tidak benar seperti itu hah??’ lanjut Ha Jin.
“Gosip? Gosip apa yang kalian maksud” tanya Taemin kalem.
“Tanya sendiri pada banci ini.” Tunjuk Soe Hye pada Minho. “Kalian kira kami ini yeoja yang lemah? Kalian salah besar.” “Hei,lebih baik kita bicarakan ini dulu,seperti ada kesalah pahaman disini.” Key mengeluarkan suaranya.
“Diam kau..!!! “ bentak Yhera pada Key. Mata Key dan Soe Hye sontak membulat menatap Yhera. Key lalu tersenyum pada Soe Hye. Soe Hye hanya membalas tersenyum tipis pada Key.
“Sudah hentikan..! Aku sudah tidak tahan lagi.!! Hiyaaaaa… bruuuuk.” Tendangan putar Hyo Sang mendarat manis di pipi Minho.
Hingga membuat Minho terjatuh di lantai. Semua mata membulat melihat kejadian itu. Terkecuali Key dan Soe Hye mereka saling menatap dan tersenyum geli melihat Minho. “Hyaaaa, Soe Hye kenapa kau tersenyum pada namja itu. Ingat..!! Dia musuh kita jangan berikan senyumanmu padanya.” Bisik Yhera yang ternyata memperhatikan Soe Hye sedari tadi.
“Anio.” Elak Soe Hye.
“Asal kau tau saja sampai sekarang aku ini masih perawan.!!” Soe Hye tersenyum mendengar ucapan Hyo Sang
“Apa maksud Hyo Sang mengatakan itu pada Minho?” gumam Soe Hye.
“Kau harus ingat,sekali lagi kau berbuat macam-macam pada kami,aku tidak akan segan-segan berbuat yang lebih dari ini.!!” Mata Minho semakin membulat mendengar ucapan Hyo Sang sambil memegang pipinya yang memar. “Dan sapu tangan ini..!!” Lanjut Hyo Sang sambil menenteng sapu tangan bekas ingus mereka tadi. Heeeesss.. Hyo Sang membuang ingus nya ke sapu tangan tadi di hadapan Minho. “Ini buat mu.!!” Ucap Hyo Sang sambil melempar sapu tangan itu tepat di wajah Minho, lalu memutar badannya bersama sahabatnya untuk meninggalkan ruangan F5 dengan tersenyum puas.
Minho hanya bisa menatap kepergian mereka tanpa bisa mengucapkan apa-apa,karna dia terkagum, baru kali ini ada wanita yang berani melawannya. Sedangkan keempat sahabatnya saling menatap dan berusaha menahan tawa melihat Minho yang terlihat sangat lucu.
===***===
“Mereka adalah lawan yang tangguh, lihat saja aku tidak akan segan-segan membalas perbuatan mereka terutama perbuatan gadis aneh itu terhadapku, aku tidak peduli walaupun mereka seorang yeoja sekalipun,”Kata Minho sambil mengeluarkan senyum Evilnya
“Mwo… apa yang ingin kau lakukan Minho, ingat mereka seorang yeoja,”
“Ya yeoja yang berani melawan kita semua, Key kau ini kenapa, sepertinya kau tidak suka jika kita membalas perbuatan mereka terhadap kita,”Tanya Jonghyun dengan muka menyelidik
“A..A..Anio.. kau bicara apa Jonghyun, aku setuju saja,”Jawab Key terbata-bata.
Onew, Minho dan Taemin hanya tersenyum melihat wajah Key yang memerah.
“Key apa kau menyukai Soe Hye,”
“MWO!!! atas dasar apa kau berbicara seperti itu Taemin,”
“Ani, tadi saat mereka kesini aku memperhatikan kalian berdua, seperti ada sesuatu yang aneh dengan kalian berdua,” “Anio, memang tidak ada apa-apa antara aku dengan gadis itu,”Kata Key sambil menjitak kepala Taemin.
Minho merogoh kantung celananya mencari Handphonenya.
“Yoboseyo,”Jawab seorang pria di seberang sana
“Ini aku, aku ingin kau melakukan sesuatu untukku,”
“Ough kau, melakukan apa,” Minho berjalan sedikit menjauh dari keempat sahabatnya, Taemin memperhatikan gerak-gerik Minho yang mencurigakan.
“Aku ingin kau membereskan seseorang yang sudah membuatku malu dihadapan teman-temanku, mengenai pembayaran aku akan memberikan jumlah yang besar jika kalian berhasil melakukannya,”
“Baiklah aku akan melakukannya untukmu,”
“Oke, nanti kita bicarakan lagi,” Minho menutup teleponnya dan mendekati keempat sahabatnya itu. “Kau bicara dengan siapa Minho,”tanya Taemin
“Bukan urusanmu,”Jawab Minho ketus
====***====
Saat jam istirahat, pandangan semua murid tertuju pada mereka berempat, mereka berbisik-bisik sambil melirik kearah Soe Hye, Ha Jin, Yhera, dan Hyo Sang
“Kenapa mereka ini,”Tanya Hyo Sang
“Sudah biarkan saja, kau berani sekali tadi, itu yang aku tunggu-tunggu kau harus memberi pelajaran kepada Namja banci seperti mereka *Diplototion para Shawol*,”kata Yhera
“Setuju, memang mereka itu harus kita beri pelajaran, agar mereka tidak berbuat macam-macam terhadap kita,”Kata Ha Jin Mereka bertiga menatap aneh kearah Soe Hye.
“Hei, kau ada apa denganmu, senyum-senyum sendiri,”
“Ah, gwenchana,”Jawab Soe Hye
“Aku mau ke perpustakaan sebentar apa ada yang mau ikut,”Ajak Ha Jin sambil menatap ketiga sahabatnya
“Ani, aku sedang malas,”Jawab Soo Hye yang disambut dengan anggukan oleh yang lain,
“Baiklah jika begitu aku pergi dulu,”
“Hati-hati kau Ha Jin,”Kata Soe Hye
“Ne, arasso, awas saja jika mereka berani terhadapku,”Kata Ha Jin Yhera dan Hyo Sang hanya tersenyum melihat Ha Jin yang berjalan menuju perpustakaan,
===***===
Perpustakaan
Ha Jin menelusuri setiap rak buku yang ada disitu untuk mencari buku Psikologi, saat mendekati rak paling ujung diruangan itu, Ha Jin melihat Onew yang ingin mencium seorang yeoja, Ha Jin mendekati rak itu untuk mengambil salah satu buku Psikologi, merekapun kaget dengan keberadaan Ha Jin di tempat itu dan Onew mengurungkan niatnya untuk mencium yeoja itu,.
“Ah, mianhe aku mengganggu kalian, lanjutkan saja aku tidak merasa terganggu kok,”kata Ha Jin pada Onew sedangkan yeoja itu hanya menunduk dan berjalan meninggalkan mereka.
“Aisshhhhh lagi-lagi kau,”Kata Onew berjalan mendekati Ha Jin
“Mau apa kau,”Kata Ha Jin
“Bisa-bisanya aku kepergok olehmu,”Kata Onew
“Waeyo, ini sekolah bukan tempat sembarangan, apa karena kau salah satu anak pemilik saham disekolah ini kau bisa memperlakukan yeoja seenaknya,”Kata Ha Jin
“Bukan salahku, mereka yang mengejar-ngejarku jadi aku tidak akan menyia-nyiakannya, apa kau juga ingin,”Kata Onew
Onew mendekatkan wajahnya ke wajah Ha Jin, yang membuat Ha Jin kaget. Plakkkkk satu tamparan keras melayang ke pipi kiri Onew. Membuat Onew memegangi pipinya yang terasa panas.
“Hei, kau dengar baik-baik, kau bisa saja berbuat seperti itu kepada yeoja lain namun tidak terhadapku dan sahabat-sahabatku dasar kau playboy cap kangkung,”Kata Ha Jin yang berjalan menjauh dari Onew namun Onew menarik tangan Ha Jin. “Lepaskan tanganku, cepat sakit, aku akan berteriak jika kau tidak mau melepaskannya,”
“Kau, awas kau aku akan membalas perbuatanmu kepadaku,”
“Silahkan aku juga tidak akan takut terhadapmu,”Kata Ha Jin
Onewpun pergi meninggalkan Ha Jin yang masih bingung dengan peristiwa itu, “Aiissshhhhh,,, kayanya akan terjadi perang dunia lagi, huft,, dasar namja menyebalkan, andai saja kau bersikap manis dan membuang sikap playboymu itu pasti kau sangat tampan,”Kata Ha Jin dalam Hatinya namun ia buru-buru mengingkari perkataanya.. “Aiisssh pabbo Ha Jin ingat kau tidak boleh menyukai namja playboy seperti dia, ingat kata sahabatmu,”Kata Ha Jin dalam hati
Ha Jinpun berjalan keluar perpustakaan menuju kelasnya, Jam sekolah berakhir keempat sahabat menyusuri koridor sekolah sambil mengobrol yang diselingi dengan tawa, dari arah belakang sejumlah yeoja lari mendekati gerbang masuk sekolah, keempat sahabat ini bingung sebenarnya apa yang terjadi, Keempat sahabat inipun ikut mengerumuni pintu gerbang sekolah, ternyata hanya lima orang namja aneh yang lewat.
“Yah ternyata hanya mereka, kenapa bukan Leeteuk super junior yang berkunjung ke sekolah kita,”Kata Soe Hye
“Aisshhh,,, kenapa bukan Donghae Super Junior,”Kata Ha Jin
“Atau Yesung,”Celetuk Yhera namun Hyo Sang masih saja melihat kelima namja itu,
Ha Jin menarik tas Hyo Sang dan membuatnya menoleh kearah sahabat-sahabatnya,
“Waeyo,”Kata Hyo Sang
“Harusnya aku yang berbicara seperti itu, bukan kau,”Kata Ha Jin
“Kau ini sepertinya benar-benar menyukai Namja itu ya,”Celetuk Soe Hye
“Anio, sudah berapa kali kukatakan pada kalian aku hanya senang melihatnya saja,”Kata Hyo Sang
“Ayo lebih baik kita pergi dari sini,”Ajak Soe Hye
“Tapikan…,”Kata Hyo Sang belum selesai berbicara Ha Jin sudah memotong ucapannya
“Tapikan apa ayo lekas, dasar kau ini,”Kata Ha Jin sambil menarik tas Hyo Sang, sementara Hyo Sang hanya cemberut..
===***===
Di tempat lain Minho sedang bertemu dengan 3 orang pria yang tampanganya seperti premen dengan memberikan selembar foto dan sebuah alamat kepada 3 pria itu, pria itu langsung menyanggupi untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh Minho,
“Oke, Jika pekerjaan kalian sudah selesai cepat beritahu aku dan aku akan melunasi bayaran kalian,” Ketiga orang itu hanya mengangguk faham, Minho langsung pergi meninggalkan ketiga orang itu dan mereka langsung mengerjakan perintah yang berikan oleh Minho.
===***===
Malam hari didorm, empat sahabat memang tinggal bersama disuatu apartemen sedarhana yang mereka sewa secara bersama-sama dengan alasan ingin belajar mandiri mereka berhasil membujuk Umma dan Appa mereka agar kami bisa tinggal bersama.
Hyo Sang berjalan menuju dapur, dan membuka kulkas, namun dia tidak menemukan apa yang dia cari. “Kalian siapa yang menghabiskan makanan,”Teriak Hyo Sang yang membuat sahabatnya yang lain berlari kearah dapur.
“Mwo… kenapa kau,”Tanya Ha Jin sambil membawa bukunya
“Siapa yang menghabiskan makanan di kulkas, padahal baru kemarin aku membelinya,” Ha Jin dan Soe Hye langsung menatap Yhera yang senyum-senyum gajelas.
“Mianhae Hyo Sang, Soe Hye, Ha Jin aku yang menghabiskan makanan kita, habisnya aku lapar jadi aku makan saja,”Kata Yhera sambil senyum-senyum gajelas
“Aisshhhh dasar kau Yhera,”Kata Hyo Sang yang hampir menjitak Yhera namun langsung ditahan oleh Soe Hye
“Ya sudah beli lagi saja Hyo Sang, kenapa harus diperpanjang sih,”Kata Soe Hye bijak, Ha Jin dan Yhera hanya mengangguk-ngangguk saja.
“Ya sudah aku keluar dulu dasar kau,”kata Hyo Sang sambil meraih jaketnya.
Hyo Sang berjalan menuju supermarket yang berada di ujung jalan besar, setelah mengambil beberapa bungkus makanan, Hyo Sang lekas membayarnya, saat berjalan keluar supermarket betapa kagetnya dia, ada tiga orang Namja yang menangkapnya, menyuruhnya masuk kedalam mobil, Hyo Sang mencoba tuk melawan namun tidak bisa, Hyo Sang masuk kedalam mobil tersebut,
Tepat saat itu Taemin melihat kejadian itu dan mengikuti kemana mobil itu membawa Hyo Sang pergi, tidak lama mobil itu berhenti di sebuah gudang kosong dipinggiran kota Seoul, Hyo Sang dibawa masuk dengan paksa kedalam gudang itu, Taemin langsung turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke gudang itu namun saat di mulut gudang ada salah satu namja itu mencoba untuk menghalangi Taemin namun Taemin yang memegang sabuk Hitam Taekwondo dengan mudah menghabisi namja itu, Taemin langsung mencari-cari kemana mereka menyembunyikan Hyo Sang, *Ah Taemin… kau memang namja yang baik*
“Tolong…. Lepaskan…lepaskan aku,”teriak Hyo Sang namun seorang namja berhasil membekap mulut Hyo Sang, Taemin yang mendengar jeritan Hyo Sang langsung berlari menuju lantai dua gedung itu, namja-namja itu mulai menyakiti Hyo Sang dengan menampar pipi Hyo Sang, hingga darah keluar dari bibir Hyo Sang, dengan sigap Taemin menghabisi kedua namja itu.
“Siapa yang menyuruh kalian melakukan ini,”Kata Taemin sambil memukul wajah namja itu
“Tidak ada yang menyuruh kami,”Jawab Namja itu
“Owh masih tidak mau mengaku,”Kata Taemin sambil mengambil ancang-ancang tuk memukul namja itu
“Baiklah kami disuruh oleh Choi Minho,”Kata namja itu, Taemin kaget mendengar nama sahabatnya itu di sebut “Jadi ini yang dia rencanakan,”Kata Taemin. Taemin langsung berlari menuju Hyo Sang dan membukakan semua ikatan yang melilit tubuhnya,
“Gomawo, kenapa kau bisa disini,”Tanya Hyo Sang
“Sudahlah jangan banyak bertanya ayo kita keluar dari sini,”Kata Taemin sambil menggandeng tangan Hyo Sang Namun Hyo Sang sudah tidak kuat lagi tuk berdiri ia terjatuh terpaksa Taemin memapahnya menuju Mobil. “Kau tinggal dimana, biar aku antar,”
Hyo Sang langsung menyebutkan deretan Huruf, tidak memerlukan waktu lama mereka sampai didepan apartemen Hyo Sang, Taemin memapah Hyo Sang menuju apartemennya, saat membuka pintu betapa kagetnya Soe Hye melihat keadaan Hyo Sang yang dipapah oleh Taemin.
“Ada apa Ini,”Tanya Soe Hye
“Biarkan kami masuk dulu,” Soe Hye langsung menyingkir dari depan pintu,
“Ha Jin,, Hyera cepat kemari,”panggil Soe Hye, Ha Jin dan Yhera kaget melihat kondisi Hyo Sang yang terkulai lemas, “Waeyo. Ada apa ini tolong jelaskan pada kami,”Kata Ha Jin
“Teman kalian tadi di culik oleh beberapa orang lelaki, namun untungnya dia hanya luka kecil,”Kata Taemin sambil menunjuk bibir Hyo Sang yang mengeluarkan darah Yhera langsung membawakan kotak P3K untuk membersihkan luka Hyo Sang.
“Ini pasti ulah namja itukan,”Tanya Soe Hye pada Taemin
“Ani, aku tidak tahu,”Jawab Taemin
“Sudah kau tidak usah menutup-nutupi keburuhan sahabatmu yang satu itu,”Kata Yhera kesal
“Molla, aku pamit dulu permisi,”Kata Taemin sambil berjalan menuju pintu
“Tunggu, gomawo untuk pertolonganmu entah jika tidak ada kau entah apa yang akan terjadi padaku,”Kata Hyo Sang Namun Taemin hanya tersenyum dan pergi dari apartemen itu,
“Pasti ini ulah namja itu,”Kata Ha Jin sambil berjalan mondar-mandir diikuti oleh Yhera yang telah selesai membersihkan luka Hyo Sang
“Betul, pasti ini ulah namja itu, awas saja,”
“Kita tidak bisa tinggal diam lagi mereka sudah kelewatan,”Kata Soe Hye diikuti anggukan oleh yang lain. Saat berbelok Ha Jin tidak sengaja menabrak Yhera
“Ya kenapa kau bolak balik sih,”tanya Ha Jin
“Aku hanya mengikutimu,”Kata Yhera membuat Soe Hye dan Hyo Sang tertawa..
===***===
Pagi hari di sekolah Shinwa, Ha Jin, Yhera dan Soe Hye berjalan menuju markas F5, Soe Hye langsung membuka pintu dan berjalan mendekati Minho yang sedang duduk,
“Kau, apa yang kau lakukan pada sahabatku,”Tanya Soo Hye
“Memang aku melakukan apa,” Kata Minho yang tidak mau mengaku,
“Sudahlah jujur saja apa yang kau perbuat pada sahabat kami, kau harus minta maaf kepadanya,” Kata Ha Jin tidak mau ngalah, Taemin yang sedari tadi hanya diam akhirnya angkat.
“Sudahlah kau jujur saja Minho kau menyuruh anak buahmu untuk melukai Hyo Sang kan, aku tidak suka dengan caramu seperti ini,”Kata Taemin
“Ya kau memang namja pengecut,” Kata Yhera yang hendak memukul Minho namun segera di tahan oleh Jonghyun
“kau ikut aku,”Kata Jonghyun smbil menarik Yhera pergi.
“Kau… Kau…Kau memang namja menyebalkan Choi Minho kalian memang anak-anak pemilik saham di sekolah ini, tapi kenapa kau melukai sahabatku,” Kata Ha Jin yang ingin melempar Minho dengan bukunya namun segera di hentikan Oleh Onew,
Onew membawa pergi Ha Jin dari tempat itu.
“Baik, aku mengaku, aku memang yang menyuruh mereka, karena aku tidak terima dengan perbuatannya kepadaku,” “Mwo…!!! kau harus minta maaf kepada Hyo Sang, kau tahu gara-gara kau hari ini dia tidak masuk sekolah dan takut untuk bepergian,”Kata Soe Hye Kesal
“Benar kau sudah mulai keterlaluan Minho, kau harus minta maaf padanya,”Kata Taemin
“Minta maaf lupakan saja, aku tidak ingin minta maaf kepada gadis itu,”Kata Minho
Pllaaakkkkkkkk, tamparan keras melayang kepipi Minho, “Kau memang laki-laki pengecut,” Kata Soe Hye langsung pergi dari ruangan itu diikuti oleh Taemin dan Key, Minho hanya terduduk di kursi itu sambil memegangi pipinya yang masih terasa panas..
Di tempat lain Yhera masih saja berbicara panjang lebar mengeluarkan unek-uneknya yang ada di dalam hatinya, sementara Jonghyun hanya mengangguk-ngangguk mendengarkan ucapan Yhera “Ya, kau mendengarku atau tidak,” “Ne, aku mendengarmu dan aku juga sedang berpikir,” “Berpikir apa,” “Kenapa semua yeoja itu cerewet sekali sama sepertimu, kau cerewet sekali, aku sudah bosan mendengarkan unek-unekmu sedari tadi,”Kata Jonghyun sambil mengedipkan matanya “Mwo!! kau memang menyebalkan,”Kata Yhera menginjak kaki kiri Jonghyun dengan sepatunya yang berhak lima senti itu, sementara Jonghyun hanya beraduh-aduh ria..
===TBC===

Tidak ada komentar:
Posting Komentar