Para Admin kembali memberadeul...... Membawa FF SHINee..... hehehehehe.... minta komennya ya.....
===***===
Cast : - (Admin Yhesra) as Lee Yhera
- (Admin WonMin'Q) as Kim Hyo Sang
- (Admin Teumi) as Lee Soe Hye
- (Admin Chye) as Kim Ha Jin
- All member SHINee
===***===
Soe Hye menghempaskan tubuhnya di atas bangku yang biasa dia duduk bersama dengan ketiga sahabatnya. “Kenapa kalian melakukan ini pada kami sih?” tanyanya kesal.
Taemin dan Key yang berdiri di dekat Soe Hye hanya mampu saling pandang. “Kami hanya tidak suka apabila ada yang menghina kami.” kata Taemin pelan.
Soe Hye mendongakkan kepalanya. Key tersenyum manis yang membuat dada Soe Hye menjadi hangat. “Tapi kenapa keterlaluan begini?” tanya Soe Hye sambil menundukkan kepalanya lagi.
Key duduk disamping Soe Hye. “Karena apabila ada orang yang berani dengan kita, maka dia harus segera keluar.” kata Key.
“Soe Hye! Kau tahu tidak! Namja bernama Jonghyun itu menyebalkan!” seru Yhera sambil duduk disamping Soe Hye. “Masak dia mengataiku kalau aku itu yeoja cerewet!” lapor Yhera yang membuat Soe Hye mengerutkan dahinya sambil menatap sahabatnya.
Ha Jin datang dengan tergopoh-gopoh. “Kita harus bolos.” kata Ha Jin yang sama sekali lupa akan kehadiran Taemin dan Key.
“Ada apa?” tanya Yhera saat Ha Jin sampai di depannya.
Ha Jin berdecak kesal. “Aku tidak tega membiarkan Hyo Sang sendirian di apartemen.” kata Ha Jin yang membuat Taemin angkat suara.
“Kalian meninggalkan Hyo Sang sendirian?” tanya Taemin yang membuat Ha Jin dan Yhera menatap Taemin.
“Nugu?!” kata Ha Jin dan Yhera sambil menunjuk Taemin dan Key bergantian.
“Kalian tidak perlu bolos untuk menjaga Hyo Sang. Biar Taemin yang kesana.” kata Key yang mendapat dukungan dari Taemin.
“Ne. Biar aku yang menjaga Hyo Sang.” kata Taemin.
Yhera menggeleng. “Andwae! Kalian ini sahabat Choi Minho yang membuat sahabat kami begini! Enak saja.” komentar Yhera yang mendapat anggukan dari Ha Jin.
“Ya sudah! Kita pulang sekarang.” kata Soe Hye sambil berjalan menuju kelas untuk mengambil tas mereka.
===***===
“Ada apa denganmu Jonghyun?” tanya Onew saat Jonghyun masih mengaduh-aduh kesakitan.
Jonghyun nyengir. “Kakiku diinjak oleh yeoja cerewet!” kata Jonghyun yang membuat Taemin dan Key saling pandang dan kemudian tersenyum geli.
Minho masih mengusap-usap pipinya. “Menurut kalian siapa lagi diantara mereka yang akan kita kerjai?” tanya Minho yang membuat Jonghyun dan Onew saling pandang dan kompak mengatakan….
“Soe Hye!”
Key membelalakan kedua matanya. “Mwo?! Kenapa dia?” tanya Key spontan. Begitu kalimat itu keluar Key merutuk dalam hati.
Taemin dan Minho memandang Key yang wajahnya memerah. Taemin membantu Key agar tidak terbongkar rahasia Key. “Kenapa Soe Hye? Dia yeoja yang baik.’ kata Taemin kalem.
“Karena dia yang menyuruh Hyo Sang, Ha Jin dan Yhera untuk melakukan perlawanan pada kita bukan. Jadi kita harus mengeluarkan yeoja itu baru kita bisa menang atas mereka.” Kata Onew yang disambut Jonghyun tepuk tangan.
“Kau tidak tahu kalau Hyo Sang masih trauma. Kalau kau menyelakai Soe Hye, apa yang akan terjadi pada Ha Jin dan Yhera? Mereka berdua sangat dekat dengan Soe Hye.” kata Taemin saat Key meminta tolong lewat tatapan mata.
“Justru itu khan yang kita mau!” Kata Jonghyun yang membuat Taemin dan Key mati kutu.
Minho akhirnya angkat suara. “Semalam kau membantu Hyo Sang?” tanya Minho sambil menatap Taemin.
Taemin mengangguk mantap. “Kau seharusnya berpikir jika Hyo Sang tidak tertolong, kita semua akan masuk penjara.” kata Taemin kalem.
“Memangnya ada apa?” tanya Onew yang sontak mengalihkan pertanyaan Minho tadi.
“Hyo Sang di hajar habis-habisan oleh orang-orang Minho.” kata Taemin lagi.
“Hyo Sang tidak apa-apa khan?” tanya Key penasaran.
Taemin menggeleng. “Aniyo. Hanya beberapa luka serta yang dibilang Soe Hye tadi. Dia trauma.” kata Taemin.
Key menatap Minho. “Kau boleh saja memberi mereka pelajaran. Tapi kau juga harus berpikir bahwa mereka yeoja. Bukan namja seperti kita.” kata Key bijak.
Onew terlihat berpikir. “Kalau begitu, bagaimana kalau kita memberi perang mental pada yeoja itu?” kata Onew yang membuat Taemin dan Key menatapnya. “Jangan secara fisik kita memberi mereka pelajaran. Tapi secara mental.” lanjut Onew.
“Caranya?” tanya Jonghyun dan Minho bersamaan.
Onew tersenyum usil. “Sebentar lagi ada pesta….”
===***===
Hyo Sang dan Soe Hye masih celingak-celinguk mengawasi keadaan sekelilingnya. Udah hampir dua minggu Hyo Sang mengurung diri di dorm. Seseorang membawakan Hyo Sang dan Soe Hye sebuah kotak yang cukup besar.
Hyo Sang langsung memberikannya pada Soe Hye. “Kau saja yang buka.” kata Hyo Sang sambil berdiri terjauh dari Soe Hye.
Soe Hye membuka kotak itu dengan hati-hati. “Ada suratnya.” kata Soe Hye sambil membuka surat itu. Soe Hye kemudian membuka plastik di dalam kotak itu. “Gaun?” tanya Soe Hye sambil mengambil salah satu gaun di tumpukan paling atas.
“Itu nggak ada tikus atau kecoak khan?” tanya Ha Jin saat memasuki kelas dan melihat Soe Hye sedang membuka kotak.
“Aniyo. Mereka mengucapkan permintaan maaf lewat gaun ini.” kata Soe Hye sambil beranjak dari bangkunya dan mencoba mengepas gaun itu di depan tubuhnya. “Gaunnya cantik.” komentar Soe Hye.
Hyo Sang perlahan-lahan mendekati Soe Hye. “Ada berapa gaun?” tanya Hyo Sang pelan.
Soe Hye menghitung gaun di dalam kotak itu. “Ada empat. Sama aksesorisnya juga.” kata Soe Hye sambil memberikan sebuah gaun pada Hyo Sang dan Ha Jin.
Hyo Sang dan Ha Jin saling pandang. “Kau yakin mereka memberikan kita ini?” tanya Ha Jin lagi.
“Mereka menuliskannya sebagai permintaan maaf untuk pada kita.” kata Soe Hye sambil memberikan surat yang dibacanya tadi.
“Aku dengar akan ada pesta. Jadi aku meminta Ummaku untuk membawakan gaun.” kata Yhera sambil menunjukkan gaun yang ia tenteng sambil memasuki kelas. Yhera terkejut saat melihat gaun di tangan ketiga sahabatnya. “Kalian sudah memiliki gaun?” tanya Yhera dengan wajah lemas.
Hyo Sang meletakan gaun yang ia pegan di atas meja. “Mereka memberi kita gaun sebagai tanda permintaan maaf. Menurutmu bagaimana?” tanya Hyo Sang sambil merangkul Yhera.
“Tau mereka akan minta maaf pada kita, aku tidak menyuruh Umma untuk membawakan gaun padaku.” kata Yhera sambil mengambil gaun yang terlipat rapi di dasar kotak. “Gaun ini sepertinya pernah kulihat. Tapi dimana ya?” tanya Yhera dalam hati.
===***===
Lagu Stand By Me mengalun di hall. Semua bergoyang mengikuti alunan musik. Dekorasi hall sangat indah. Jonghyun dan Onew menatap pintu masuk dengan was-was. “Kalian berpikir mereka akan datang menggunakan gaun itu?” tanya Jonghyun pelan.
“Tentu saja. Mereka akan berpikir kita akan meminta maaf pada mereka.” kata Onew.
Pintu masuk terbuka! Jonghyun dan Onew serta Minho terpana melihat kedatangan empat sekawan yang sungguh tidak biasa! Jonghyun dan Onew saling pandang. Ternyata mereka benar-benar menggunakan gaun itu!
Hyo Sang dan Soe Hye berjalan memasuki hall dengan anggun dan elegan. Bersikap cuek pada orang-orang yang dilaluinya. Ha Jin dan Yhera juga berjalan mengikuti Hyo Sang dan Soe Hye.
Miranda menunjuk keempat sekawan itu dengan wajah ingin tertawa. “Kalian menggunakan gaun ini?” tanya Miranda yang membuat murid-murid lain menoleh ke arah mereka berempat.
“Tentu saja. Asal kalian tau! F5 memberikannya sebagai tanda minta maaf pada kami!” kata Ha Jin sambil menoleh ke arah F5 yang berdiri tak jauh dari mereka. Hanya Taemin dan Key yang langsung menutup mata.
Miranda dan beberapa yeoja lainnya tertawa. “Ternyata alasan Jonghyun dan Onew meminta kami mengumpulkan beberapa gaun bekas untuk diberikan pada kalian.” kata Miranda yang membuat Soe Hye serta sahabat-sahabatnya menoleh ke arah Miranda.
“Apa kau bilang?” tanya Soe Hye nggak yakin dengan pendengarannya.
“Gaun-gaun itu merupakan gaun bekas milik kami yang diminta oleh Jonghyun dan Onew.” ulang Miranda yang membuat Hyo Sang langsung memegang meja.
Soe Hye menutup kedua matanya. Ha Jin dan Yhera saling pandang. Soe Hye menghela nafas dan beranjak menemui Jonghyun dan Onew. “Kalian ini keterlaluan! Harusnya kalian itu sadar, uang yang selama ini kalian bangga-banggakan adalah uang milik orang tua kalian. Dan gaun ini,” kalimat Soe Hye terpotong sambil menunjuk gaun yang ia pakai. “kalau kalian tidak ikhlas memberikannya, jangan kalian berikan apapun pada kami.” kata Soe Hye dengan tegas.
Key terpana mendengar ucapan Soe Hye. Taemin mengangguk kecil. Minho menatap Hyo Sang yang kini menangis di pelukan Ha Jin. Yhera ikut membantu Ha Jin yang sibuk menenangkan Hyo Sang yang cengeng. Jonghyun dan Onew hanya memandang Soe Hye yang benar-benar tepat sasaran.
“Neo!!” tunjuk Jonghyun di depan Soe Hye setelah sadar dari kekagetannya.
Soe Hye menaikan alis. “Mwo?!” tantang Soe Hye.
Hyo Sang menghapus air matanya dan menatap kedua sahabatnya. “Biarkan aku menemui mereka.” kata Hyo Sang yang tanpa sempat di cegah Ha Jin dan Yhera. “Kalian keterlaluan! Mimpi apa aku bisa jatuh cinta pada namja yang keterlaluan seperti kau!” seru Hyo Sang sambil mendorong Minho.
Taemin dan Key saling pandang. Jonghyun membantu Minho yang terjatuh karena serangan dadakan Hyo Sang. Hyo Sang menarik tangan Soe Hye yang juga kaget.
Ha Ji dan Yhera langsung mengikuti Hyo Sang dan Soe Hye setelah mengancam kepalan tangan pada Onew dan Jonghyun.
Hyo Sang masih menangis di taman dekat apartemen mereka. Ha Jin datang sambil membawa beberapa botol minuman ringan. “Sudah kuduga kau menyukai Minho.” kata Yhera pelan.
Hyo Sang tersenyum kecil sambil menghapus air matanya. “Mianhae. Seharusnya aku tidak menyukainya.” Kata Hyo Sang pelan.
“Gwaenchanayo, Hyo Sang. Selain kau ada seorang lagi yang menyukai salah satu namja itu.” kata Ha Jin sambil duduk di ayunan di samping Soe Hye.
“Nugu?” tanya Yhera penasaran.
“Soe Hye.” kata Ha Jin to the point.
“Mwo? Aniyo!” kata Soe Hye sambil memandang Hyo Sang yang cengar-cengir. “Yaa… Kenapa kau cengar-cengir begitu?” tanya Soe Hye.
“Aku sudah mengaku aku menyukai Minho. Kenapa kau tidak mengaku kalau kau menyukai Key?” tanya Hyo Sang sambil menaik turunkan kedua alisnya.
Soe Hye langsung menundukkan kepalanya. “Mianhae. Tidak seharusnya aku menyukai namja itu. Aku pabo tidak bisa menjaga hatiku.” kata Soe Hye pelan.
Yhera dan Ha Jin tertawa. “Kenapa kau malu mengatakan pada kami? Key namja yang baik. Tidak seperti Minho yang kejam.” komentar Yhera.
Hyo Sang tertawa. “Minho bukan kejam. Hanya sedikit jengkel padaku.” bela Hyo Sang yang membuat keempat sahabat itu tertawa bersama-sama.
===TBC===

Tidak ada komentar:
Posting Komentar