Cast ; -mal- aka Hyo Sang
-Yesra- aka Yhera
-Teumi- aka Soe Hye
-HaeChy- aka Ha Jin
-Jeongmin- aka Jeongmin
ALL MEMBER SHINEE
====
Hyo Sang menghapus air matanya. Kembali lagi menjadi Hyo Sang yang cengeng. Yhera dan Ha Jin juga menangis. Hanya Soe Hye yang terlihat tegar. Jeongmin dan Taemin hanya mampu menyaksikan keempat sahabat mereka tanpa banyak bicara.
Jeongmin sudah memutuskan untuk tinggal bersama Hyo Sang, Soe Hye, Yhera dan Ha Jin. Sehingga Taemin sering menghampiri lima sekawan itu.
Hyo Sang membersit hidungnya ketika ponselnya berdering. Yeoja itu buru-buru menekan tombol ponselnya ketika dia melihat Ummanya yang menelpon. “Yobosaeyo?” kata Hyo Sang sambil berlari menuju dapur.
Soe Hye menatap Jeongmin dan Taemin yang saling berpegangan tangan. “Kuharap hubungan kalian akan baik-baik saja tidak seperti kami.” Kata Soe Hye pelan.
Jeongmin memeluk Soe Hye. “Kalau kau ingin menangis, menangislah. Kau jangan mencoba untuk kuat.” Kata Jeongmin pelan.
Soe Hye menangis di pelukan Jeongmin. Taemin memberikan sekotak tissue pada Soe Hye. “Key tidak pernah membentakku seperti tadi. Aku merasa dia sudah tidak menyukaiku lagi.” Keluh Soe Hye sambil menghapus air matanya.
“Jonghyun juga tidak pernah mengacuhkanku seperti ini.” Komentar Yhera pelan.
“Mwo? Kenapa mendadak?” pekik Hyo Sang yang membuat Ha Jin, Yhera, Jeongmin, Soe Hye dan Taemin menatapnya. “Aku belum mengajukan surat pengunduran diri, Appa!” kata Hyo Sang lagi.
“Waeyo?” tanya Ha Jin pelan. Soe Hye dan Yhera mengangkat bahu.
“Surat pengunduran diri apa?” tanya Jeongmin penasaran.
Hyo Sang mengangguk pelan. “Arasso. Aku akan berkemas.” Kata Hyo Sang pelan dan menutup flap ponselnya. Dengan gontai Hyo Sang berjalan ke sofa tempat Soe Hye dan Jeongmin duduk.
“Waeyo?” tanya Taemin penasaran.
Hyo Sang menghapus air matanya. “Aku disuruh kembali ke Daegu besok pagi. Umma dan Appa menyuruhku melanjutkan disana.” Kata Hyo Sang pelan.
Soe Hye, Yhera, Ha Jin dan Jeongmin melotot. “Mwo? Kau akan tinggal di Daegu?” tanya Soe Hye kaget.
Hyo Sang mengangguk. “Appa akan mengurus kepindahanku. Ottoe?” tanya Hyo Sang panik.
“Bagaimana dengan Minho?” tanya Jeongmin hati-hati.
Hyo Sang mengangkat bahu. “Mollayo. Mungkin dia senang bisa bersama dengan Eun So.” Kata Hyo Sang kesal. “Kalian ikut saja bagaimana? Anggap saja ini liburan.” Kata Hyo Sang setelah melihat Yhera dan Ha Jin yang memegang tangannya.
“Apakah bisa kita kembali ke Daegu hanya sehari?” tanya Ha Jin pelan. “Kita memang berasal dari Daegu. Kalau kita sehari disana apakah tidak cukup.” Kata Ha Jin.
“Chagi, bantulah mereka untuk mendapatkan ijin supaya bisa pergi ke Daegu.” Kata Jeongmin yang membuatr Taemin menggaruk-garuk kepalanya. Jeongmin menatap Taemin dengan pandangan memohon.
“Aku akan mengusahakan supaya kita bisa pergi Daegu.” Kata Taemin akhirnya sambil mengusap-usap rambut Jeongmin.
Jeongmin memeluk Taemin dengan mesra yang membuat Hyo Sang, Soe Hye, Ha Jin dan Yhera menghela nafas.
======
Minho menatap bangku di sampingnya masih kosong. Onew juga mengerutkan dahi melihat Ha Jin yang tidak kunjung datang. Key menjulurkan kepalanya mencari sosok Soe Hye. Jonghyun mencoba menghubungi Yhera namun tidak ada jawaban.
“Kemana dengan mereka? Taemin dan Jeongmin juga tidak terlihat.” Kata Minho kesal.
Onew mengangguk dan memindahkan tasnya ke meja disamping Minho. Jonghyun juga melakukan hal yang sama. Mengambil tasnya dan duduk di samping Key.
Eun So berjalan genit memasuki ruang kelas. Yeoja centil itu menghampiri meja Minho dan Onew sambil memilin-milin rambutnya. “Kalian nanti mau menemaniku tidak?” tanya Eun So genit.
Onew mengangguk cepat. “Kau mau kemana aku akan menemanimu.” Kata Onew sambil tersenyum manis.
Eun So tersenyum sambil membelai wajah Onew. Baru saja Eun So akan berbicara, Jonghyun terlebih dulu berbicara.
“Kau dimana? Kenapa kau tidak masuk sekolah?” tanya Jonghyun cemas. Minho, Key dan Onew sontak menoleh ke arah Jonghyun. “Mwo? Daegu? Untuk apa kau kesana?” tanya Jonghyun heran.
Jonghyun terdiam mendengar penjelasan Yhera. “Apa kau bilang? Kau akan sekolah di Daegu bersama Hyo Sang, Soe Hye, Ha Jin, Jeongmin dan Taemin? Bagaimana bisa?” tanya Jonghyun panik.
Minho buru-buru menghampiri Jonghyun. “Hyo Sang waeyo? Tanya Minho panik.
Jonghyun memberi isyarat supaya Minho tidak berbicara. “Aku tidak mungkin bisa hidup tanpamu!” kata Jonghyun lagi. “Yhera! Yhera!” panggil Jonghyun saat telepon seberang di putus.
“Waeyo?” tanya Key penasaran.
“Mereka akan tinggal di Daegu menemani Hyo Sang.” Kat Jonghyun pelan. Jonghyun menatap Minho. “Mian, tadi saat aku berbicara dengan Yhera, aku mendengar suara Hyo Sang sedang berbicara dengan seorang namja. Yang pasti bukan Taemin.” Kata Jonghyun sambil menepuk bahu Minho.
Wajah Minho seketika itu memerah. “Hyo Sang tidak mungkin akan mengkhianatiku.” Kata Minho kesal.
“Annyeong haseyo.” Mr. Lee memasuki kelas yang membuat Minho duduk di bangkunya. Eun So memberikan kecupan di tangannya dan meniupnya ke arah Minho. Hanya saja Minho mengacuhkannya.
=======
Jonghyun baru saja keluar dari kamar mandi namja ketika suara tawa terdengar dari kamar mandi yeoja. Suara tawa Eun So dan Miranda. Jonghyun mendengar baik-baik pembicaraan kedua yeoja itu.
“Hyo Sang benar-benar meninggalkan sekolah ini, kau akan bersama Minho dan aku akan bersama dengan Key.” Kata Miranda centil.
“Ini semua berkatku bukan. Tanpa aku operasi plastik, mereka tidak akan memandangku.” Kata Eun So centil.
“Dengan begitu, F5 tidak akan bersama dengan 5 yeoja yang tidak sepadan dengan mereka. Hahaha...” kata Miranda sambil tertawa dan diikuti Eun So.
Jonghyun terpaku. Jadi mereka memang berniat menghancurkan hubungan kami dengan yeojachingu kami? Benar-benar keterlaluan!
Namja itu berjalan cepat menuju kelas dan menghampiri Minho, Onew dan Key yang terduduk lesu. “Ada kabar mengejutkan.” Kata Jonghyun yang membuat kepala Minho, Key dan Onew sedikit terangkat.
Jonghyun menceritakan apa yang didengarnya barusan. Minho langsung menggebrak meja. Onew langsung melotot. Key langsung terdiam. “Apa yang harus kita lakukan?” tanya Jonghyun pelan.
“Beri mereka kartu merah!” kata Minho dan Key kompak.
======
“Ini rumah kalian?” tanya Taemin dan Jeongmin kaget melihat ke empat rumah mewah bergaya Eropa di hadapannya.. Yhera, Ha Jin dan Soe Hye mengangguk sambil tersenyum. “Kenapa kalian tidak bilang kalau kalian kaya dan memilih tinggal di apartemen kumuh di Seoul?” tanya Taemin lagi.
“Untuk apa? Kami tinggal di apartemen itu karena uang tabungan kami hanya terkumpul untuk menyewa apartemen itu.” Jelas Hyo Sang sambil menarik kopernya turun dari bagasi mobil Appa-nya yang menjemput Hyo Sang.
“Tabungan?” tanya Jeongmin heran.
“Ne. Tabungan hasil kami kerja part time.” Kata Ha Jin pelan.
“Jadi kalian menyewa apartemen itu dari hasil kerja kalian?” ulang Taemin heran. “Kalian anak orang kaya. Kenapa masih bekerja?” tanya Taemin polos.
Jeongmin hanya tersenyum melihat kekasihnya begitu polos.
“Yang kaya orang tua kami. Bukan kami. Untuk apa kami menghambur-hamburkan uang yang didapat bukan dari keringat kami sendiri?” tanya Soe Hye bijak.
Taemin terpana mendengar kalimat Soe Hye. “Aku sungguh kagum pada kalian.” Kata Taemin pelan.
Hyo Sang membuka pintu pagar rumahnya. “Kalian mau masuk atau mau jalan-jalan?” tanya Hyo Sang.
Taemin dan Jeongmin menunjuk Daegu tower bersamaan. “Kami akan kesana.” Kata Jeongmin sambil tersenyum.
Hyo Sang mengangguk. “Kalian bertiga?” tanya Hyo Sang pada Ha Jin, Yhera dan Soe Hye.
“Mumpung kita berada di daegu, lebih baik kita kembali ke rumah masing-masing.” Usul Yhera yang membuat Ha Jin langsung berlari ke rumahnya. Soe Hye mengangguk dan melambaikan tangan sambil memasuki rumahnya. “Sampai ketemu nanti, Hyo Sang!” kata Yhera sambil memasuki rumahnya.
Hyo Sang tersenyum. “Apa kau tau akan tinggal disini, Minho?” tanya Hyo Sang pelan.
=======
Taemin dan Jeongmin semakin mesra semenjak kepulangan mereka dari Daegu. Ha Jin, Soe Hye dan Yhera juga semakin kuat menghadapi namjachingu mereka. Dan yang membuat kaget Taemin, Jeongmin, Yhera, Soe Hye dan Ha Jin adalah Miranda dan Eun So tengah menjadi bahan bullying murid-murid SHINWA.
Minho, Key, Onew dan Jonghyun sesekali tertawa melihat Miranda dan Eun So yang menangis karena dilempari telur busuk. Yhera langsung maju dan membuat serangan telur busuk pada Miranda dan Eun So terhenti. “Apa yang kalian lakukan?” tanya Yhera kesal pada siswa-siswa yang melempari Miranda dan Eun So.
“F5 memberikan kartu merah pada mereka berdua.” Kata seorang namja yang membuat Yhera mencari sosok Jonghyun, Minho, Onew dan Key. Soe Hye dan Ha Jin memberikan sapu tangan pada Miranda dan Eun So.
“Untuk apa kau membela mereka, Yhera? Tidak ingat kau dan teman-temanmu pernah mendapat siksaan dari Miranda?” tanya seorang yeoja yang membuat Soe Hye angkat bicara.
“Kami sudah melupakannya! Kami tidak ingin kesalahan yang sama terulang lagi!” kata Soe Hye.
“Kalian menyingkir saja dari sana!” seru namja tadi. Soe Hye dan Ha Jin saling berpandangan.
“Kalian tidak tahu kenapa kami melakukan hal itu bukan? Mereka sengaja menghancurkan hubungan kita.” Kata Minho akhirnya.
Ha Jin, Yhera dan Soe Hye saling pandang. “Apa maksudmu?” tanya Ha Jin bingung.
“Miranda menyuruh Eun So untuk membuat kita terpisah, chagi.” Kata Onew sambil menarik tangan Ha Jin. Ha Jin langsung menepis tangan Onew.
Yhera berjalan menuju salah seorang yeoja yang masih membawa telur busuk. Yhera mengambil telur busuk itu dan langsung melemparkan ke tubuh Jonghyun. Jonghyun langsung berteriak kaget. “Ya! Chagiya!” seru Jonghyun kaget.
Yhera menatap Jonghyun kesal. “Harusnya kalian yang dilempar telur busuk ini! Kalian yang tidak setia!” seru Yhera kesal.
Soe Hye langsung menarik tangan Yhera dan Ha Jin keluar dari kerumunan itu. “Chagiya!” seru Onew dan Key bersamaan tapi langkah mereka keburu ditahan oleh Taemin dan Minho.
Yhera menangis. Soe Hye memberikan tissue pada Yhera. Yhera menerima tissue itu sambil sesegukkan. “Aku benar-benar kesal pada Jonghyun.” Kata Yhera pelan.
Jeongmin yang mengikuti mereka bertiga mengusap-usap punggung Yhera. “Tidak seharusnya kau melempar Jonghyun.” Kata Jeongmin pelan.
“Dia yang tidak setia! Kenapa menyalahkan orang lain?” kata Yhera kesal sambil membersit hidungnya.
Ponsel Ha Jing berdering. “Hyo Sang!” seru Ha Jin senang sambil mengaktifkan video call.
“Waeyo? Taemin memberitahuku kalian bertengkar dengan namjachingu kalian?” kata Hyo Sang dengan wajah penasaran.
Yhera merebut ponsel Ha Jin. “Kau tahu tidak, mereka melempari Miranda dan Eun So dengan telur busuk? Aku melempar Jonghyun telur busuk karena dia yang salah. Dia yang tidak setia! Benar khan apa yang ku perbuat?” tanya Yhera berapi-api.
Soe Hye merebut ponsel Ha Jin. “Miranda dan Eun So berniat menghancurkan hubungan kita dengan namjachingu kita, Hyo Sang.” Lapor Soe Hye.
Jeongmin benar-benar tertawa melihat ketiga sahabatnya saling berebut ponsel untuk berbicara dengan Hyo Sang.
Ha Jin merebut ponselnya. “Kenapa kalian merebut ponselku. Hyo Sang, bagaimana sekolah barumu?” tanya Ha Jin penasaran.
Hyo Sang langsung tersenyum. “Aku satu sekolah dengan Gwan Le. Dia menjagaku dengan baik selama aku disini.” Kata Hyo Sang.
“Bagaimana kabar Gwan Le?” tanya Yhera penasaran. Gwan Le adalah namja pertama yang dekat dengan mereka berempat.
“Siapa Gwan Le?” tanya Jeongmin heran.
“Gwan Le itu.... Minho?” kata Hyo Sang saat melihat wajah Minho di belakang tubuh ke empat sahabatnya. “Nanti aku akan mengubungi kalian. Dah...” kata Hyo Sang sambil mematikan ponselnya.
Soe Hye dan Yhera langsung menoleh ke belakang. Ha Jin coba menghubungi Hyo Sang namun tidak diangkat. Jeongmin ikut menoleh.
Yhera, Soe Hye, Jeongmin dan Ha Jin terpaku melihat kelima pengusasa sekolah ada di belakangnya. Terlebh Minho yang raut wajahnya terlihat menyeramkan.
“Siapa Gwan Le?” tanya Minho ketus.
Ha Jin menatap Yhera dan Soe Hye bergantian. Soe Hye menggeleng samar. “Siapa Gwan Le?” tanya Minho lagi.
“Untuk apa kau menanyakan siapa Gwan Le?” tanya Ha Jin santai.
“Chagiya, jangan membuat Minho marah.” Kata Onew sambil duduk di samping Ha Jin.
Ha Jin buru-buru mendorong badan Onew. “Chagiya-mu khan Eun So!” protes Ha Jin yang ternyata masih kesal.
“Soe Hye, siapa Gwan Le? Kalian ada hubungan apa dengan Gwan Le?” tanya Key gusar.
Soe Hye memalingkan wajahnya. “Siapa Gwan Le?” tanya Minho galak. Jeongmin kaget dan langsung berlari mendekati Taemin.
Taemin mengusap kepala Jeongmin. “Gwaenchana.” Kata Taemin pelan dan penuh sayang.
Yhera memalingkan wajahnya. “Siapa Gwan Le?” seru Minho kesal sambil menendang bangku yang diduduki oleh Yhera, Ha Jin dan Soe Hye.
Jeongmin menutup mata dan membenamkan wajahnya di dada Taemin. “Aku takut.” Komentar Jeongmin.
Ponsel Soe Hye berdering. Soe Hye buru-buru menerima telepon dari Hyo Sang. “Waeyo?” tanya Soe Hye yang mengacuhkan Minho yang marah.
“Minho masih ada bersama kalian?” tanya Hyo Sang di seberang sana.
“Masih! Dia marah pada kami gara-gara kau menyebut Gwan Le!” kata Soe Hye cuek.
Minho membulatkan matanya. “Hyo Sang? Aku ingin berbicara dengannya!” kata Minho galak.
Soe Hye menjulurkan lidahnya. Key tersenyum melihat yeojachingu-nya yang nggak takut dengan Minho yang seperti harimau kelaparan.
“Waeyo dengan Gwan Le?” tanya Hyo Sang lagi.
“Sepertinya dia cemburu!” kata Soe Hye sambil tersenyum.
Ha Jin dan Yhera saling pandang dan mati-matian menahan tawa melihat ekspresi Minho yang berniat merebut ponsel Soe Hye. Hanya saja Soe Hye mampu menghindar dari Minho.
“Hyo Sang! Cepat beri tahu aku kau ada dimana?” tanya Minho keras yang membuat Soe Hye menutup sebelah telinganya.
“Berisik sekali kau ini! Hyo Sang jadi menutup teleponnya khan!” omel Soe Hye kesal sambil menutup flap ponselnya.
Minho mencoba merebut ponsel Soe Hye. Ponsel Soe Hye sekarang berpindah tangan ke Minho. Minho mencoba menghubungi Hyo Sang. Diangkat.
“Wayo?” tanya Hyo Sang di seberang.
“Kau ada dimana?” tanya Minho to the point.
Soe Hye garuk-garuk kepalanya. “Keambil deh ponselku!” kata Soe Hye pelan.
“Untuk apa aku memberi tahumu? Bukankah kau sudah memiliki Eun So?” tanya Hyo Sang.
Minho menggeleng. “Ani! Kau milikku! Bukan Eun So.” Kata Minho. “Siapa Gwan Le?” tanya Minho yang teringat tujuannya untuk berbicara dengan Hyo Sang tadi.
“Chigu. Dia chingu-ku sejak kami berempat masuk TK.” Kata Hyo Sang.
“Bukan namjachingumu yang baru?” tanya Minho sedikit cemburu.
“Calon. Kalau kau tidak menemuiku hari ini pukul tiga di Daegu Tower, aku akan menerima cinta Gwan Le.” Kata Hyo Sang sambil menutup ponselnya.
“Daegu Tower?” tanya Minho sambil menyerahkan ponsel Soe Hye.
“Untuk apa kau mau kesana?” tanya Onew.
“Kalau aku tidak menemui Hyo Sang pukul tiga ini, dia akan menjadi yeojachingu Gwan Le.” Kata Minho pelan.
“Sekarang sudah jam satu. Tidak mungkin kau bisa ke Daegu dalam waktu dua jam.” Kata Key.
Minho berlari. “Setidaknya aku harus mencobanya.” Kata Minho sambil mengacungkan kunci mobilnya.
Soe Hye dan Yhera saling pandang. Onew kini bersujud di depan Ha Jin. “Chagi, maafkan aku. Aku bersumpah tidak akan mengulangi kesalahan lagi.” Kata Onew.
Ha Jin melengos. “Apa yang sudah kau lakukan padaku kemarin tidak mungkin bisa aku maafkan.” Kata Ha Jin kesal.
Onew berdiri. “Kalau kau tidak bisa memaafkanku, lebih baik aku mati saja.” Kata Onew sambil memanjat pohon dan bersiap melompat.
“Ya! Kau sungguh namja pabo!” seru Ha Jin kesal. “Aku tidak mungkin bisa membencimu!” kata Ha Jin.
Onew lompat ke samping Ha Jin. “Jinja?” tanya Onew tidak percaya. Ha Jin mengangguk dan memeluk Onew. “Jeongmal Saranghaeyo, Ha Jin.” Kata Onew sambil mengecup puncak kepala Ha Jin.
Key menghampiri Soe Hye yang tersenyum melihat pasangan itu. “Kau juga akan memaafkanku, bukan?” tanya Key yang membuat Soe Hye menoleh.
“Kalau kau bisa melakukan hal gila seperti Onew, mungkin aku akan memaafkanmu.” Kata Soe Hye.
Key mengangguk. “Baiklah.” Kata Key sambil menghampiri pohon di samping Onew dan Ha Jin. “Kalau kepalaku berdarah, kau harus merawatku.” Kata Key sambil membenturkan kepalanya ke pohon.
Soe Hye menjerit. “Ne! Aku akan memaafkanmu!” seru Soe Hye sambil menarik Key.
Key langsung memeluk Soe Hye dan mencium bibir Soe Hye.
Yhera masih melipat kedua tangannya. Jonghyun menghampiri Yhera. “Kau boleh melempariku denga telur busuk lagi supaya kau bisa memaafkanku.” Kata Jonghyun.
Yhera menggeleng. “Sudah cukup sekali saja aku melemparimu dengan telur. Aku sudah memaafkanmu.” Kata Yhera pelan.
Jonghyun akan memeluk Yhera tapi Yhera langsung menghindar. “Kau bau telur busuk!” seru Yhera sambil menutup hidungnya.
Taemin dan Jeongmin tertawa. “Syukurlah kalau kalian akhirnya bisa bersama kembali.” Kata Taemin.
“Waeyo?” tanya Key sambil melepas ciumannya.
“Setelah kita lulus, aku akan melangsungkan pernikahan dengan Jeongmin.” Kata Taemin sambil memeluk Jeongmin yang malu.
“Mwo? Kapan kau melamarnya?” tanya Onew penasaran.
“Saat di Daegu Tower dia melamarku. Dan aku mengiyakan.” Kata Jeongmin pelan.
Ha Jin, Soe Hye dan Yhera langsung memeluk Jeongmin. “Chukhae!” seru mereka berenam bersamaan.
==========
Hyo Sang melihat jam tangannya. Sudah jam lima. Minho belum juga datang. Hyo Sang melihat pemandangan kota Daegu dibawah sana. “Kapan kau akan menemuiku?” keluh Hyo Sang.
Seorang namja menghampirinya. “Mianhae. Aku terlambat. Kau akan menjadi yeojachingu Gwan Le?” tanya Minho pelan dengan nafas ngos-ngosan.
Hyo Sang langsung memeluk Minho. “Tidak mungkin aku bersama Gwan Le. Dia sajon. Saudara sepupuku, Minho.” Kata Hyo Sang.
Minho mengura pelukannya. “Kau akan menjadi yeojachinguku?” tanya Minho yang membuat Hyo Sang mengangguk. Minho langsung mendekap Hyo Sang dan mencium kening Hyo Sang.....
-THE END-

Hi. We are fan of K-pop. We're opened a K-pop website in a group. A blog like yours with regular postings about the K-pop scene is a great source of information for fans.
BalasHapusInformation such as Shinee members' personal data, Super Junior's latest concert schedule and new songs of f(x) and Sistar are at the core of our interest. I think collecting and exposing fans' requests to the musicians would be of value, too.
Fans in Dusseldorf are waiting for FT Island. http://www.qbox.com/q/58/161
Fans in Frankfurt are waiting for SHINee. http://www.qbox.com/q/4/20
A MBLAQ fandom has been formed in EUROPE. http://www.qbox.com/q/21
I hope such news actually materialize real concerts for fans. Thank you. I am looking forward to your next posting already.
HEI, yg mau ikt dance cover sebagai suzy (miss a) & dara (2ne1). berminat? check this http://littleajumma.blogspot.com/2012/07/dibutuhkan-anggota-dance-cover.html
BalasHapus